Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Pimpinan Ponpes Al Hikam Berharap Gus Yahya Jadi Pemimpin Tulus

Ahad 26 Dec 2021 19:56 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Ani Nursalikah

Pimpinan Ponpes Al Hikam Berharap Gus Yahya Jadi Pemimpin Tulus. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf.

Pimpinan Ponpes Al Hikam Berharap Gus Yahya Jadi Pemimpin Tulus. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf.

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Ketua umum PBNU harus tetap mampu menjaga NKRI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Pondok Pesantren Mahasiswa al-Hikam, Depok KH Muhammad Yusron Shidqi mengucapkan selamat kepada Ketua PBNU terpilih KH Yahya Cholil Staquf.

"Saya mengucapkan selamat kepada Gus Yahya untuk mengemban tugas dalam rangka menguatkan kembali identitas NU sebagai organisasi yang dilandasi oleh Ahlussunnah wal jamaah an-nahdliyyah," ujar anak almarhum KH Hasyim Muzadi ini kepada Republika.co.id, Ahad (26/12).

Baca Juga

Gus Yusron juga berharap dan berdoa semoga Gus Yahya menjadi pemimpin yang tulus dan didukung oleh warga nahdliyyin yang tulus pula. Ketulusan itulah yang akan mendekatkan kita kepada Indonesia yang baldatun thayyibatun wa Rabbun Ghafur.

Direktur Kulliyatul Quran Al-Hikam Depok Arif Zamhari pun berharap siapapun yang memimpin NU, harus memiliki itikad kuat untuk memelihara corak keberagamaan ahlussunnah waljamaah al nahdliyah yang wasatiyah di tengah kehidupan keagamaan Indonesia yang beragam.

"Karena itu, sebagai pemimpin harus tetap istiqamah menjaga bandul umat Islam Indonesia untuk tidak ke kiri dan ke kanan tetapi tetap di tengah. Selain itu, NU harus tetap mampu menjaga NKRI ini sebagai wujud tanggung jawab sejarah NU," ujarnya.

Mantan juru bicara presiden KH Abdurahman Wahid (Gus Dur), KH Yahya Cholil Staquf, resmi terpilih sebagai ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026 dalam Sidang Pleno V Muktamar ke-34 NU di Gedung Serbaguna Universitas Lampung (Unila), Bandar Lampung, Jumat (24/12).

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA