Ahad 26 Dec 2021 15:28 WIB

Fahmi Zulkarnain Terpilih Jadi Ketum JSIT

Peserta munas bermufakat untuk mengamanahi Fahmi Zulkarnain sebagai nahkoda JSIT

Kepengurusan JSIT 2021-2025
Foto: Dok JSIT
Kepengurusan JSIT 2021-2025

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Fahmi Zulkarnain, M.Pd. terpilih menjadi Ketua Umum JSIT Indonesia Periode 2021-2025 secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas)  Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia, Rabu (23/12). di Puri Kencono, Lor In Solo Hotel.

Peserta Munas melalui musyawarah bermufakat untuk mengamanahi Fahmi Zulkarnain menjadi nahkoda JSIT Indonesia pada lima tahun mendatang. Munas V JSIT Indonesia dengan mengambil tema Semakin Kokoh, Bermutu, dan Berdaya Saing Global Menuju Indonesia Maju telah berlangsung khidmat dan penuh semangat di tengah masa pandemi yang sedang berlangsung.

Lewat keterangan tertulis kepada Republika.co.id, munas dihadiri 144 peserta terdiri dari 7 Dewan Pembina, 35 Pengurus Pusat, dab 102 utusan Pengurus Daerah. Telah melaksanakan persidangan selama 2 hari, 23-24 Desember 2021 dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam Munas kali ini, melalui sidang formatur, teramanahi dan terpilih menjadi Ketua Dewan Pembina JSIT Indonesia, Dr. H. Sukro Muhab, M.Si. Adapun Sekretaris Dewan Pembina diamanahkan Dr. H. Mohammad Zahri, M.Pd.

Terpilih secara aklamasi, Ketua Umum JSIT Indonesia Fahmi Zulkarnain, M.Pd. Di samping itu, ada  empat Wakil Ketua Umum, yakni Wakil Ketua Umum Bidang PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah, Shintawati, S.Si., M.Pd. Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Karakter, Dr. Wiranto, M.Kom., M.Cs. Wakil Ketua Umum Bidang Kemitraan, Suhartono, M.Pd. Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Wilayah, Askari Chalil, S.Pd., MM. 

Adapun sebagai Sekretaris Jenderal JSIT Indonesia, Ahmad Fikri, M.Pd., NLP.  dan Bendahara Umum, Mas'ud, M.Pd.I

Dalam Munas V ini, telah menghasilkan beberapa poin rekomendasi penting sebagai berikut: 1) Meningkatkan peran JSIT Indonesia sebagai Penggerak dan Pemberdaya Sekolah Islam untuk kejayaan Indonesia. 2) Mendorong pemerintah untuk dapat mengambil langkah-langkah strategis dalam rangka percepatan pelaksanaan pembelajaran tatap muka. 3) JSIT Indonesia terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam pembentukan profil pelajar Pancasila sesuai amanat Pembukaan UUD 1945. 4) Siap bermitra bersama seluruh elemen bangsa dan organisasi pendidikan termasuk kementrian terkait dalam penguatan nilai-nilai budaya dan kesatuan bangsa.

"Kami siap menjalankan amanah Munas V JSIT Indonesia ini, berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh elemen bangsa dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, mewujudkan profil pelajar pancasila, menuju generasi emas 2045," jelas Fahmi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement