Friday, 26 Syawwal 1443 / 27 May 2022

Putin: Hina Nabi Muhammad bukan Bentuk Kebebasan Berekspresi

Sabtu 25 Dec 2021 19:25 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Gita Amanda

 Presiden Rusia Vladimir Putin menekankan bahwa aksi menghina Nabi Muhammad bukan termasuk bentuk kebebasan berekspresi.

Presiden Rusia Vladimir Putin menekankan bahwa aksi menghina Nabi Muhammad bukan termasuk bentuk kebebasan berekspresi.

Foto: AP/Alexei Nikolsky
Presiden Rusia menyinggung tentang Islamofobia dalam konferensi pers tahunannya

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Presiden Rusia Vladimir Putin menyinggung tentang Islamofobia dalam konferensi pers tahunannya. Dia menekankan bahwa aksi menghina Nabi Muhammad bukan termasuk bentuk kebebasan berekspresi.

“(Penghinaan terhadap Nabi Muhammad) adalah pelenggaran kebebasan beragama dan pelanggaran perasaan suci orang-orang yang memeluk Islam,” ujar Putin, dkutip laman kantor berita Rusia, TASS, Jumat (24/12).

Baca Juga

Putin mengatakan, umat dan para pemimpin dunia Islam harus mengingatkan tentang hal tersebut kepada petinggi-petinggi negara non-Muslim. Ia menilai itu merupakan salah satu upaya untuk melawan Islamofobia.

Putin mengaku menghormati dan mengapresiasi kebebasan artistik secara umum. Namun dia memperingatkan, hal itu memiliki batas dan tak boleh melanggar kebebasan lain. Putin menjelaskan, Rusia sudah berkembang menjadi negara yang beragam, Warga Rusia, kata dia, terbiasa menghormati tradisi satu sama lain.

Namun, Putin melihat, budaya menghormati perbedaan seperti yang berlangsung di Rusia, tak terlihat di sejumlah negara lain di dunia. Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyambut pernyataan Putin perihal penghinaan terhadap Nabi Muhammad bukan bentuk kebebasan berekspresi.

“Saya menyambut baik pernyataan Presiden Putin, yang menegaskan kembali pesan saya bahwa menghina nabi suci kami (Muhammad) bukanlah kebebasan berekspresi,” kata Khan lewat akun Twitter pribadinya, dikutip Mehr News Agency.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA