Kamis 23 Dec 2021 00:12 WIB

Pochettino Tepis Hubungan Buruk Donnarumma dan Keylor Navas

Pochettino percaya bahwa semua pemain PSG siap untuk bersaing secara sehat.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto
Pelatih PSG Mauricio Pochettino. Pochettino percaya bahwa semua pemain PSG siap untuk bersaing secara sehat.
Foto: EPA-EFE/YOAN VALAT
Pelatih PSG Mauricio Pochettino. Pochettino percaya bahwa semua pemain PSG siap untuk bersaing secara sehat.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Hubungan antara dua penjaga gawang Paris Saint-Germain (PSG) Gianluigi Donnarumma dan Keylor Navas dilaporkan memburuk. Donnarumma mengakui bahwa persaingan di skuad utama Les Parisiens sangat mengganggu.

Kiper berusia 21 tahun bergabung bersama raksasa Ligue 1 Prancis dengan status bebas transfer musim panas kemarin. Namun dirinya tidak mendapat jaminan sebagai pilihan utama pelatih Mauricio Pochettino. Sang entrenador lebih memilih merotasi Donnarumma dengan Navas.

Baca Juga

Bulan lalu agen Mino Raiola menyebut tidak ada masalah yang terjadi pada kliennya. Meski, Donnarumma sendiri mengaku apabila dirinya terganggu harus bergantian menjadi kiper PSG dengan Navas.

Sebuah laporan dari L'Equipe dilansir Football Italia, Rabu (22/12), mengeklaim bahwa hubungan antara dua penjaga gawang sangatlah buruk. Bahkan hal itu tidak dapat diperbaiki.

Akan tetapi Pochettino membantah kabar miring tentang para pemainnya. Ia percaya bahwa semua pemain siap untuk bersaing secara sehat.

"Ini kompetisi yang nyata dan ada atmosfer yang bagus dalam latihan. Semua orang mendapat manfaat darinya dan kami harus memuji kiper kami karena mereka telah memahami situasi dan level mereka hanya bisa tumbuh sekarang," kata Pochettino.

Di sisi lain, surat kabar asal Prancis menurunkan laporan apabila terdapat keretakan di dalam ruang ganti PSG.

Beberapa masalah seperti ketidakhadiran Lionel Messi dan Leandro Paredes pada sesi latihan sehari setelah penghargaan Ballon d'Or menimbulkan kekhawatiran dalam kepemimpinan Pochettino di Stadion Stade des Princes.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement