Selasa 21 Dec 2021 10:02 WIB

Jeongyeon Absen di Konser Twice, Ini Alasannya

Agensi JYPE merilis pernyataan resminya terkait kondisi Jeongyeon Twice.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Qommarria Rostanti
Jeongyeon absen di konser Seoul,
Foto: Wikimedia
Jeongyeon absen di konser Seoul,

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Salah satu anggota grup K-pop, Twice, Jeongyeon, akan duduk selama konser grup di Seoul pada pekan ini karena masalah kesehatannya. Agensi JYP Entertainment (JYPE) merilis pernyataan resminya terkait kondisi Jeongyeon.

“Setelah berdiskusi dengannya dan anggota lainnya, telah diputuskan bahwa karena masalah kesehatan, Jeongyeon tidak akan berpartisipasi dalam konser Seoul, "Twice 4th World Tour II" yang dijadwalkan pada 25 dan 26 Desember,” kata pernyataan resmi agensi dilansir di Soompi, Senin (20/12).

Baca Juga

Agensi juga meminta maaf karena menyampaikan berita yang tidak menyenangkan ini kepada para penggemar yang telah menunggu konser ini. Mereka berkomitmen mengutamakan kesehatan artisnya.

“Sebagai agensi, kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan artis kami dapat berpromosi dengan sehat,” ujar JYPE.

Agensi juga menawarkan pengembalian tiket kepada penggemar yang memutuskan untuk membatalkan kehadirannya di konser Twice. “Bagi mereka yang ingin membatalkan tiket mereka sehubungan dengan berita ini, silakan hubungi pusat layanan pelanggan konser Yes24 dan pengembalian uang 100 persen akan diberikan tanpa biaya tambahan,” kata agensi.

JYPE menjelaskan, penggemar akan mendapatkan informasi lebih detail tentang penggembalian tiket di laman web. “Anda dapat memeriksa informasi ini secara lebih rinci di situs web tempat tiket diperoleh,” ujar agensi.

JYPE menyampaikan terima kasih atas penantian dan dukungan penggemar untuk acara konser "Twice 4th World Tour III". Mereka juga meminta maaf atas berita mendadak itu.

Twice dijadwalkan mengadakan tiga konser di Seoul untuk memulai tur dunia mereka yang akan datang. Namun, Twice memutuskan membatalkan konser pada 24 Desember 2021 karena pedoman jarak sosial yang lebih ketat. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement