Rektor Pastikan UGM Terus Beradaptasi di Era Revolusi Industri 4.0

Red: Muhammad Fakhruddin

Rektor Pastikan UGM Terus Beradaptasi di Era Revolusi Industri 4.0. Kampus UGM Yogyakarta.
Rektor Pastikan UGM Terus Beradaptasi di Era Revolusi Industri 4.0. Kampus UGM Yogyakarta. | Foto: Wahyu Suryana.

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Panut Mulyono mengatakan kampus yang dipimpinnya tersebut akan terus beradaptasi dan bermigrasi dengan cara baru memanfaatkan hasil teknologi di era revolusi industri 4.0.

Panut Mulyono mengatakan upaya adaptasi diperlukan agar UGM mampu bekerja lebih efektif, efisien dan lebih produktif. "Sebagai pelopor perguruan tinggi nasional, UGM harus menjadi institusi yang memimpin, terdepan dan berinisiatif untuk memberikan manfaat," kata dia saat Rapat Terbuka Universitas Gadjah Mada yang merupakan puncak peringatan Dies Natalis ke-72 UGM di Grha Sabha Pramana, Yogyakarta, Senin (20/12).

Sesuai dengan mandat operasionalnya untuk selalu adaptif terhadap perubahan, UGM berkomitmen untuk selalu memperbarui diri dan mengembangkan diri terhadap the emerging higher education. UGM dan Indonesia, kata Panut, menghadapi berbagai tantangan lintassektoral dan fundamental untuk menjamin keberlanjutan bangsa Indonesia dan masyarakat dunia di tengah era disrupsi di segala bidang.

Ia menuturkan Pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung dua tahun masih dianggap menjadi tantangan terbesar. "Ketika memasuki era pandemi COVID-19, dibutuhkan proses adaptasi baru yang cepat dan tepat karena belum pernah ada pedoman sebelumnya," kata dia.

Baca Juga

Di usianya yang ke-72, menurut dia, UGM berupaya untuk membangun sinergi internal dan eksternal, bekerja bersama pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat. "Memberikan pendidikan yang unggul bagi mahasiswa dan melanjutkan dharma penelitian dan pengabdian untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia serta kemajuan dan kedaulatan negara Indonesia," kata rektor.

Pada kesempatan ini, Rektor UGM menyerahkan Anugerah Universitas Gadjah Mada kepada Prof Adhi Susanto atas jasanya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.

Adhi Susanto merupakan Guru Besar Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik UGM yang dikenal sebagai pencipta gamelan elektronik atau Gameltron. "Ini merupakan sesuatu yang sangat menggembirakan. Saya berharap semua yang ada di sini, banyak hal-hal yang dikembangkan, dimulai dan diteruskan demi kejayaan Universitas Gadjah Mada," kata Adhi, usai menerima penghargaan.

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


UGM Kukuhkan Komitmen Masuki Era Kenormalan Baru

RSA UGM Resmikan Taman Terapi

UGM dan Pemkab Pelalawan Kerja Sama Pengembangan SDM

Rektor: UGM Terus Berbenah Jadi Smart and Green Campus

Kampus Berkelanjutan Terbaik GreenMetrics, UGM Raih Peringkat Tiga

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark