Ahad 19 Dec 2021 14:34 WIB

Nataru 2022, Himbara Catat Kebutuhan Uang Tunai Melonjak

Bank juga mengoperasikan kantor cabang untuk melayani penukaran uang nasabah.

Rep: Novita Intan/ Red: Friska Yolandha
Petugas menghitung uang tunai.  Jelang libur natal dan tahun baru 2022, sejumlah perbankan telah menyiapkan pasokan uang tunai.
Foto: Dok BTN
Petugas menghitung uang tunai. Jelang libur natal dan tahun baru 2022, sejumlah perbankan telah menyiapkan pasokan uang tunai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jelang libur natal dan tahun baru 2022, sejumlah perbankan telah menyiapkan pasokan uang tunai. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan penarikan uang tunai jelang nataru 2022.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan uang tunai sebesar Rp 15,4 triliun untuk mengantisipasi kebutuhan nataru 2022. Adapun penyediaan kas tersebut meningkat 2,8 persen secara tahunan.

Baca Juga

“Tahun lalu, BNI menyiapkan uang tunai senilai Rp 14, 9 triliun untuk memenuhi kebutuhan nasabah selama libur nataru 2021,” ujar Sekretaris Perusahaan BNI Mucharom kepada Republika.co.id, Ahad (19/12).

Menurutnya hal tersebut didasari oleh mobilitas masyarakat akan tetap dijaga oleh pemerintah. Di samping itu, transaksi pembelian dan kirim-kirim uang sudah dapat dilakukan dengan mudah, cepat, dan murah melalui aplikasi BNI mobile banking maupun dompet digital.

Terkait kesiapan, hal-hal yang BNI siapkan yakni pengoperasian sebagian kantor fisik BNI terutama di daerah-daerah kebutuhan layanannya tinggi. 

“Namun kami juga mempersiapkan digital banking, karena lonjakan transaksi juga terjadi cukup kuat di periode akhir tahun,” ucapnya.

Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan kebutuhan uang tunai sebesar Rp 20 triliun selama Desember 2021. Hal ini untuk mengantisipasi Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022. 

Direktur Operation Bank Mandiri Toni EB Subari mengatakan alokasi ini meningkat sekitar 19 persen dari periode yang sama tahun lalu. Hal ini menyusul proyeksi kenaikan kebutuhan pengisian ATM seiring peningkatan transaksi masyarakat.

“Kami memperkirakan transaksi nasabah pada periode Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022 akan mengalami peningkatan. Maka itu, seluruh kantor cabang kami pun juga akan tetap beroperasi normal untuk melayani nasabah,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya telah mengantisipasi puncak transaksi nasabah ATM maupun EDC pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022. Saat ini, total ATM Bank Mandiri yang beroperasi sebanyak 13.040 mesin yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus di seluruh Indonesia.

Transaksi pada mesin EDC diperkirakan juga akan mengalami peningkatan pada periode Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022, mengingat adanya pembagian THR untuk karyawan yang merayakan Hari Raya Natal serta event Hari Belanja Nasional (Harbolnas). 

"Mengantisipasi hal ini, Bank Mandiri telah menyediakan jaringan EDC yang digunakan oleh lebih dari 180.000 mitra merchant untuk mendukung transaksi non tunai nasabah," ungkapnya.

Di samping itu, Toni menjelaskan, perseroan juga telah menyiapkan jaringan elektronik banking, seperti super app Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri, SMS Banking, serta Call Center 14000 untuk membantu nasabah melakukan transaksi keuangan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement