Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

Presiden La Liga Sebut Liga Spanyol Bisa Ditangguhkan Jika Kasus Covid-19 Meningkat

Jumat 17 Dec 2021 10:34 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Presiden La Liga Spanyol Javier Tebas mengatakan kompetisi di negaranya masih sesuai jadwa. Namun dia tak menutup kemungkinan penundaan pertandingan jika kasus Covid-19 merebak seperti di Liga Inggris..

Presiden La Liga Spanyol Javier Tebas mengatakan kompetisi di negaranya masih sesuai jadwa. Namun dia tak menutup kemungkinan penundaan pertandingan jika kasus Covid-19 merebak seperti di Liga Inggris..

Foto: EPA-EFE/Jorge Nunez
Saat ini jadwal pertandingan La Liga Spanyol masih sesuai rencana.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Presiden La Liga Spanyol Javier Tebas memastikan kompetisi tersebut siap menghadapi gelombang baru Covid-19 setelah menyeruaknya serentetan kasus infeksi dalam beberapa hari terakhir. Tebas meyakinkan La Liga mengawasi situasi dan akan merespons saat perkembangan varian Covid-19 muncul. 

Ia pun sudah memutuskan adanya batasan yang berlaku di setiap stadion, tetapi tidak tergantung pada mereka untuk memutuskan pengurangan kapasitas sesuai keadaan.

Baca Juga

"Pengurangan kapasitas di stadion tergantung pada Komunitas Otonom. Kami tidak bisa terlibat dalam hal itu, tetapi kami bisa terlibat dalam hal protokol tempat pelatihan," katanya dilansir Football Espana, Jumat (17/12).

Varian baru Covid-19 kembali menggegerkan Benua Eropa. Beberapa pemerintah bahkan telah memberikan peringatan untuk masyarakat agar tetap menjalankan prokes mereka.

Kompetisi Liga Primer Inggris menjadi salah satu contoh akan adanya peningkatan kasus Covid-19 terbaru. Otoritas liga bahkan mengambil langkah menangguhkan beberapa pertandingan untuk bereaksi terhadap gelombang baru.

Tebas mengaku tak menutup kemungkinan La Liga Spanyol melakukan hal yang sama seperti Liga Primer. "Apabila situasi mengharuskannya, katanya, mereka tidak mengesampingkan bahwa permainan dapat ditangguhkan. Jelas kami tidak asing dengan situasi ini dan kami sedang mencari solusi," sambung Tebas.

La Liga Spanyol dihentikan sementara pada Maret 2020, ketika gelombang pertama infeksi covid-19 melanda masyarakat global. Liga kembali beraksi pada Juni 2020, memainkan sisa musim tanpa penonton.

Adapun musim 2020/2021 juga dimulai secara tertutup, dan tetap demikian hingga akhir kompetisi. Stadion dibuka dengan kapasitas penuh akhirnya diperbolehkan pada pertandingan La Liga Spanyol di seluruh Spanyol pada musim 2021/2022.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA