Wednesday, 17 Syawwal 1443 / 18 May 2022

Presiden La Liga Sebut Barcelona Sedang Susah, tidak Mungkin Mampu Beli Haaland

Jumat 17 Dec 2021 06:15 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Erling Haaland, menyundul bola untuk mencetak gol keduanya pada pertandingan sepak bola Bundesliga Jerman antara Borussia Dortmund dan Greuther Fuerth di Dortmund, Jerman, Rabu, 15 Desember 2021.

Erling Haaland, menyundul bola untuk mencetak gol keduanya pada pertandingan sepak bola Bundesliga Jerman antara Borussia Dortmund dan Greuther Fuerth di Dortmund, Jerman, Rabu, 15 Desember 2021.

Foto: AP Photo/Martin Meissner
Berdasarkan laman Transfermarkt, pemain Haaland memiliki banderol 150 juta euro.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Presiden La Liga, Javier Tebas menyebut Barcelona tidak akan mampu merekrut pemain Borussia Dortmund, Erling Braut Haaland. 

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez dikabarkan sedang merencanakan transfer besar di bursa transfer Januari mendatang. Nama Haaland dikabarkan masuk ke dalam daftar belanja Blaugrana. 

Baca Juga

"Saya tidak yakin Barcelona bisa mendatangkan Haaland karena keadaan (ekonomi) mereka saat ini dan pembatasan finansial," kata Tebas seperti dilansir Marca, Jumat (17/12). 

"Ada situasi yang menyebabkan sang agen (Mino Raiola) tidak akan menjualnya dengan murah. Pasti mahal," ujarnya. 

Di satu sisi, Barcelona tidak punya banyak pilihan selain mencari striker secepat mungkin setelah Sergio Aguero memutuskan pensiun lebih cepat akibat kelainan jantung yang diidapnya. 

Mereka tidak bisa bergantung pada Martin Braithwaite yang angin-anginan sebagai juru gedor. Nama Haaland dinilai cocok dengan ketajaman striker asal Norwegia tersebut. Namun Barcelona harus menyiapkan gelontoran dana besar. 

Haaland kabarnya tidak akan dilepas Dortmund dengan mahar di bawah 100 juta Euro. Berdasarkan laman Transfermarkt, pemain berusia 21 tahun itu bahkan memiliki banderol mencapai 150 juta euro. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA