Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

Tinjau Lokasi Food Estate, Jokowi Harap Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa 14 Dec 2021 16:32 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Friska Yolandha

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi food estate di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Selasa (14/12). Ia bersama sejumlah menteri, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Temanggung, serta para petani melakukan penanaman bawang merah.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi food estate di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Selasa (14/12). Ia bersama sejumlah menteri, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Temanggung, serta para petani melakukan penanaman bawang merah.

Foto: Kementan
Presiden terima keluhan petani yang enggan menanam bawang putih karena adanya impor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi food estate di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Selasa (14/12). Ia bersama sejumlah menteri, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Temanggung, serta para petani melakukan penanaman bawang merah.

“Ada 339 hektare yang akan kita dampingi, didampingi oleh Kementerian Pertanian yang kita harapkan nanti produktivitasnya bisa meningkat,” ujar Jokowi saat memberikan keterangan pers melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Baca Juga

Presiden pun meminta agar para petani bisa mendapatkan kepastian harga dan juga pembeli bawang merah yang dipanen di daerah ini. Ia juga mengingatkan agar tak ada permainan harga dari para tengkulak.

“Dan harga yang ada tidak dipermainkan oleh para tengkulak,” tambahnya.

Jokowi berharap dengan produktivitas yang semakin baik dan juga intervensi bibit, maka akan meningkatkan pendapatan para petani.

“Dan ini akan saya lihat setelah panen. Karena apa, kita dapat memastikan kalau nanti panen sudah terjadi berarti per hektare mendapatkan berapa ton, kemudian ongkos diproduksinya berapa, sehingga ketemu betul bahwa para petani memang mendapatkan keuntungan dari menanam bawang merah ini,” jelasnya.

Dalam peninjauan dan penanaman bawang merah ini, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan juga Bupati Temanggung HM Al Khadziq.

Usai melakukan penanaman bawang merah bersama masyarakat dan petani di Desa Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Jokowi berdialog dengan para petani. Dialog Presiden dengan para petani dilakukan di sebuah saung dengan suasana santai dan penuh keakraban.

Pada dialog tersebut, Jokowi menerima keluhan para petani yang enggan menanam bawang putih sebab harganya menurun karena masuknya impor bawang putih pada saat panen. Seketika itu juga Presiden langsung menelepon Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

"Pak Menteri, ini saya dengan para petani di Temanggung. Keluhan mereka semuanya sama, pada saat panen bawang putih itu impornya justru masuk, keluhannya selalu itu," ucap Jokowi kepada Menteri Perdagangan melalui sambungan telepon.

Menteri Perdagangan pun langsung merespons keluhan tersebut dan akan mengirimkan tim untuk mengecek.

"Saya akan kirim tim untuk mengecek, Bapak," jawab Mendag.

Dalam dialog ini, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA