Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

Oded Merupakan Salah Satu Putra Kebanggaan Tasikmalaya

Sabtu 11 Dec 2021 05:16 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Mas Alamil Huda

Sejumlah pelayat melayat jenazah almarhum Wali Kota Bandung Oded M Danial di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (10/12). Wali Kota Bandung Oded M Danial meninggal dunia pada Jumat (10/12) pukul 11.55 WIB diduga akibat serangan jantung saat hendak menjadi khotib Sholat Jumat di Masjid Mujahidin Bandung.

Sejumlah pelayat melayat jenazah almarhum Wali Kota Bandung Oded M Danial di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (10/12). Wali Kota Bandung Oded M Danial meninggal dunia pada Jumat (10/12) pukul 11.55 WIB diduga akibat serangan jantung saat hendak menjadi khotib Sholat Jumat di Masjid Mujahidin Bandung.

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Oded merupakan putra asli Tasikmalaya, sekaligus kebanggaan Kota Tasikmalaya.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya ikut berduka atas meninggalnya Wali Kota Bandung, Oded M Danial. Sebab, Oded merupakah salah satu putra terbaik dari Tasikmalaya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan, mewakili pemerintah dan masyarakat Kota Tasikmalaya, menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Mang Oded. Ia menyebut, Oded merupakan putra asli Tasikmalaya, sekaligus kebanggaan Kota Tasikmalaya. 

"Kami sangat kaget dan berduka cita. Kami turut mendoakan agar beliau diberikan tempat yang mulia oleh Allah. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kesabaran," kata Ivan, saat memberikan sambutan dalam pemakaman Oded, Jumat (10/12) malam.

Ivan mengatakan, pihaknya merasa sangat kehilangan atas kepergian Oded. Ia mendoakan agar almarhum khusnul khotimah.

Oded lahir Tasikmalaya pada 15 November 1962. Oded juga menghabiskan masa kecil hingga remaja di Tasikmalaya. Suami dari Siti Muntamah itu tercatat pernah bersekolah di SD Lengkong Tasikmalaya (1969-1975), SMPN 1 Tasikmalaya (1975-1978), dan STM Negeri Tasikmalaya (1978-1982). Baru setelahnya, Oded merantau meninggalkan Tasikmalaya.

Adik kandung Oded, Dede Muharam, mengatakan, kakaknya itu memang lahir dan besar di Tasikmalaya. Baru pada sekitar 1983, Oded pergi merantau. "Sebelum ke Bandung, beliau sempat ke Jakarta dua tahun," kata dia.

Menurut Dede, kakaknya itu sempat bekerja di Industri Pesawat Terbang Nasional (IPTN) Bandung. Namun, ia memutuskan berhenti dan memulai bisnis sekaligus memulai karier politik pada 1998.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA