Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

Kasus Omicron Pertama di Iowa Serang Anak Muda Belum Divaksinasi

Jumat 10 Dec 2021 22:03 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Dunia khawatirkan varian omicron. Iowa mengalami tingkat penyebaran Covid-19 yang tinggi di 99 county. Lebih dari sepertiga warga Iowa belum menjalani vaksinasi.

Dunia khawatirkan varian omicron. Iowa mengalami tingkat penyebaran Covid-19 yang tinggi di 99 county. Lebih dari sepertiga warga Iowa belum menjalani vaksinasi.

Foto: Infografis Republika.co.id
Kasus omicron di Iowa terjadi pada anak muda belum divaksinasi.

REPUBLIKA.CO.ID, DES MOINES -- Pejabat kesehatan negara bagian Iowa di Amerika Serikat mengonfirmasi kasus pertama varian Covid-19 omicron, Kamis (9/12). Kasus menyerang pasien muda di bawah usia 18 tahun yang diketahui belum menjalani vaksinasi.

Individu itu tinggal di Black Hawk County, Iowa timur. Sejauh ini dia tidak mengalami gejala khusus. Karena baru melakukan perjalanan, pihak keluarganya sengaja melakukan pengujian berdasarkan pedoman kesehatan masyarakat.

Baca Juga

Iowa mengalami tingkat penyebaran Covid-19 yang tinggi di 99 county. Lebih dari sepertiga warga Iowa belum menjalani vaksinasi. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengatakan hanya 57,5 persen dari populasi di sana yang sudah mendapat dosis lengkap vaksin Covid-19.

Kondisi itu menempatkan Iowa di peringkat ke-24 negara bagian AS. Sementara itu, varian omicron telah diidentifikasi di setidaknya 19 negara bagian.

Para ilmuwan sedang meneliti lebih lanjut mengenai karakteristik omicron dan dampaknya bagi yang terserang, terutama menemukan bukti apakah omicron menyebar lebih mudah atau menyebabkan penyakit yang lebih parah daripada varian delta yang sekarang mendominasi di AS serta seberapa baik vaksin bekerja melawannya.

"Ada bukti yang muncul bahwa dosis booster vaksin menawarkan perlindungan terhadap omicron, yang merupakan berita bagus. Warga Iowa yang divaksinasi dan belum menerima booster harus melakukannya sesegera mungkin," kata Direktur Sementara Departemen Kesehatan Masyarakat Iowa, Kelly Garcia, dikutip dari AP.

sumber : AP
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA