Sunday, 20 Jumadil Akhir 1443 / 23 January 2022

Rodgers tak Khawatir Tujuh Pemain Leicester Absen Vs Napoli

Kamis 09 Dec 2021 20:17 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Manajer Leicester Brendan Rodgers merayakan kemenangan setelah memenangkan pertandingan sepak bola FA Community Shield antara Leicester City dan Manchester City di stadion Wembley di London, Inggris, 07 Agustus 2021.

Manajer Leicester Brendan Rodgers merayakan kemenangan setelah memenangkan pertandingan sepak bola FA Community Shield antara Leicester City dan Manchester City di stadion Wembley di London, Inggris, 07 Agustus 2021.

Foto: EPA-EFE/ANDY RAIN
Rodgers mengatakan, ia hanya kehilangan pemain yang diinginkannya.

REPUBLIKA.CO.ID, NAPLES -- Brendan Rodgers harus putar otak saat Leicester City menghadapi Napoli dalam laga penting Liga Europa. Pasalnya, tujuh pemain Leicester tidak ikut perjalanan Italia lantaran terkait dengan Covid-19. Namun Rodgers tidak ingin mengeluh. Ia menyatakan kalau absennya tujuh pemain itu tidak akan membuat timnya jadi goyang.

Rodgers mengatakan, ia hanya kehilangan pemain yang diinginkannya. Menurutnya, pemain yang ada sudah cukup untuk menutupi posisi yang kosong. ''Kami telah melakukan beberapa tes. Kami telah melakukan tes lagi pagi ini dihotel tepat sebelum kami naik pesawat,'' ungkap Rodgers, dikutip dari laman resmi klub, Kamis (9/12).

Baca Juga

Kalau mau memaksakan diri, ia mengakui bisa saja membawa pemain yang diinginkannya. Sebab para pemain yang tidak sehat diberi waktu selama 24 jam untuk merasa lebih baik. Namun ia tidak mau mengambil risiko, sehingga meminta mereka tetap di rumah, bersama dengan pemain lain yang dianggap positif.

Padahal, pertandingan Grup C Liga Europa ini merupakan penentu bagi nasib klub Liga Primer Inggris itu melaju ke fase gugur. Kemenangan akan memastikan Jamie Vardy cs duduk di puncak klasemen. Hasil imbang juga bisa memberikan mereka tiket ke babak 16 besar atau play-off. Tapi kalau kalah, maka nasib Leicester bisa jadi lebih buruk.

''Kami harus menghormati hukum dan masalah kesehatan di sini. Kami telah mengambil setiap tindakan untuk memastikan semua orang dites,'' ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA