Saturday, 27 Syawwal 1443 / 28 May 2022

100 Juta Penduduk Telah Divaksinasi Lengkap

Rabu 08 Dec 2021 20:40 WIB

Red: Friska Yolandha

Sejumlah warga melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum disuntik vaksin Covid-19 saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal di Saung Angklung Udjo, Jalan Padasuka, Kota Bandung, Selasa (30/11). Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan 100.459.272 penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19 dosis lengkap pada Rabu (8/12).

Sejumlah warga melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum disuntik vaksin Covid-19 saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal di Saung Angklung Udjo, Jalan Padasuka, Kota Bandung, Selasa (30/11). Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan 100.459.272 penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19 dosis lengkap pada Rabu (8/12).

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Total penduduk yang telah divaksinasi dosis pertama mencapai 143.794.506 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan 100.459.272 penduduk Indonesia mendapat vaksinasi COVID-19 dosis lengkap pada Rabu (8/12). Terdapat penambahan sebanyak 633.828 orang.

Berdasarkan data dari Satgas COVID-19 yang diterima di Jakarta, pada hari ini penerima dosis pertama bertambah sebanyak 502.690 orang. Sehingga, total 143.794.042 warga di Indonesia mendapatkan dosis pertama vaksin COVID-19.

Baca Juga

Sementara hingga saat ini vaksinasi dengan dosis ketiga sudah mencapai 1.250.506 orang. 

Pemerintah menargetkan sebanyak 208.265.720 orang divaksinasi dengan vaksin COVID-19. Meskipun sudah mendapat vaksin COVID-19, masyarakat tetap harus disiplin melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

Protokol kesehatan juga penting dilaksanakan dengan ketat untuk mencegah gelombang ketiga penularan COVID-19. Protokol kesehatan itu terdiri dari menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Sementara itu, Satgas mencatat kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah 264 orang. Sementara kasus sembuh dari COVID-19 bertambah 351 orang.

Kasus meninggal akibat COVID-19 bertambah 16 orang sehingga total menjadi 143.909 orang hingga saat ini. Sejak kemunculan kasus pertama COVID-19 pada Maret 2020, total kasus sembuh COVID-19 hingga sekarang mencapai 4.109.068 orang, dan kasus positif mencapai 4.258.340 orang.

Sementara itu, 378.197 spesimen diperiksa per hari ini dan ada 5.861 suspek COVID-19. Dengan demikian, kasus aktif di Indonesia mengalami penurunan sebanyak 103 orang sehingga menjadi 5.363 orang.

Penambahan kasus positif terbanyak di Jawa Barat dengan angka 62 orang, diikuti dengan DKI Jakarta (41), Jawa Tengah (36), Jawa Timur (27), dan Nusa Tenggara Timur (18). Penambahan kasus sembuh terbanyak di Jawa Barat dengan angka 80 orang, diikuti dengan Jawa Tengah (52), DKI Jakarta (44), Jawa Timur (34), dan DI Yogyakarta (34).

Tidak ada penambahan kasus positif COVID-19 di delapan provinsi, yaitu Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku dan Maluku Utara. Sementara penambahan kasus meninggal akibat COVID-19 terjadi di delapan provinsi, yakni Jawa Tengah (6), Jawa Barat (1), DKI Jakarta (1), Jawa Timur (3), DI Yogyakarta (1), Kalimantan Timur (1), Sulawesi Selatan (1), dan Lampung (2).

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA