Wednesday, 17 Syawwal 1443 / 18 May 2022

Masih Diminati, Produk Unit Link Tumbuh Jadi Rp 93,3 T per September 2021

Rabu 08 Dec 2021 16:25 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolandha

Asuransi jiwa. Produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau sering juga dikenal dengan unit link masih diminati oleh masyarakat.

Foto:
Kontribusi unitlink dalam total pendapatan premi asuransi mencapai 62,5 persen.

Menurut Budi, perlambatan klaim surrender dan pertumbuhan klaim partial withdrawal menjadi indikasi kuat dari meningkatnya kesadaran tentang pentingnya asuransi. Saat ini masyarakat memilih untuk tidak buru-buru menutup polisnya.

"Pengalaman kita saat pandemi memuncak beberapa waktu lalu, telah membuat kita makin yakin tentang pentingnya asuransi jiwa dalam melindungi diri dan keluarga tercinta," jelas Budi. 

Ketua Bidang Keuangan, Pajak, dan Investasi AAJI Simon Imanto mengatakan kunci pertumbuhan produk unit link terletak pada proses pemahaman infromasi terkait risiko investasi. Seperti diketahui, produk unit memiliki dua komponen premi yang dialokasikan untuk proteksi dan investasi.

"Kalau unit link yang dipilih sesuai dengan profil risiko nasabah tentu akan lebih bisa dipahami. Strategi kami membekali para pemasar untuk memberikan penjelasan lebih detail terkait risiko pilihan investasi," kata Simon. 

 

Kepala Departemen Komunikasi AAJI Nini Sumohandoyo menambahkan AAJI bersama gencar melakukan literasi dan edukasi terkait produk unit link. AAJI juga menggandeng pemangku kepentingan lainnya di industri asuransi, regulator serta perusahaan anggota asosiasi untuk memberi pemahaman kepada masyarakat. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA