Rabu 08 Dec 2021 02:35 WIB

Anggota Polri Dikeroyok Orang tak Dikenal di Pondok Indah

Pengeroyokan seorang anggota Polri diduga dilakukan oleh sekelompok geng motor.

Seorang anggota Polri dikeroyok sekelompok orang tidak dikenal di Bundaran Pondok Indah Jalan Metro Pondok Indah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (7/12) dini hari. (ilustrasi)
Foto: Republika
Seorang anggota Polri dikeroyok sekelompok orang tidak dikenal di Bundaran Pondok Indah Jalan Metro Pondok Indah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (7/12) dini hari. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang anggota Polri dikeroyok sekelompok orang tidak dikenal di Bundaran Pondok Indah Jalan Metro Pondok Indah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (7/12) dini hari. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, pihaknya sedang mengejar pelaku pengeroyokan tersebut. "Sedang dikejar pelakunya," katanya dalam pesan singkat kepada wartawan, Selasa.

Kepala Satuan Sabhara Polres Tangerang Selatan AKP Enung Holis mengatakan, anggota Kepolisian yang diketahui bernama Brigadir Irwan Lombu tersebut merupakan anggota satuannya. "Iya benar. Menurut keterangan seperti itu (saat membubarkan balap liar)," kata dia.

Baca Juga

Enung mengatakan, kejadian itu diduga dilakukan oleh sekelompok geng motor sekitar pukul 02.30 WIB. Enung menjelaskan, saat itu korban bersama sang istri sedang melintas di Pondok Indah dan berinisiatif membubarkan balap liar namun sekelompok orang tidak dikenal tersebut melakukan penyerangan.

Saat ini, Polres Metro Jakarta Selatan menangani kasus pengeroyokan tersebut. "Sudah (lapor ke Polres Metro Jaksel), sudah diperiksa juga. Sudah laporan ke kapolda juga," kata Enung.

Adapun, video pengeroyokan itu viral di media sosial Instagram @merekamjakarta. Dalam unggahan tersebut tampak sejumlah pemuda menganiaya anggota Polri tersebut di sepanjang jalan."Brigadir Irwan berinisiatif mengambil salah satu kunci motor untuk membubarkan balap liar tersebut. Namun sekelompok orang tidak dikenal tersebut melakukan pengeroyokan terhadap Brigadir Irwan sambil meneriaki 'polisi gadungan'," tulis akun tersebut.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement