Tuesday, 15 Jumadil Akhir 1443 / 18 January 2022

Tuesday, 15 Jumadil Akhir 1443 / 18 January 2022

Ilmuwan Ingatkan Pandemi Selanjutnya Bisa Lebih Buruk

Rabu 08 Dec 2021 02:25 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Ani Nursalikah

Ilmuwan Ingatkan Pandemi Selanjutnya Bisa Lebih Buruk. Orang-orang yang memakai masker wajah untuk melindungi diri dari virus corona tiba di stasiun kereta Gare de Lyon di Paris, Senin 29 November 2021.

Ilmuwan Ingatkan Pandemi Selanjutnya Bisa Lebih Buruk. Orang-orang yang memakai masker wajah untuk melindungi diri dari virus corona tiba di stasiun kereta Gare de Lyon di Paris, Senin 29 November 2021.

Foto: AP/Rafael Yaghobzadeh
Pandemi berikutnya bisa dicegah dengan lebih banyak dana untuk penelitian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu ilmuwan di balik vaksin Oxford-AstraZeneca Covid-19 memperingatkan pandemi berikutnya mungkin lebih buruk. Pandemi selanjutnya bisa lebih menular dan mematikan. 

Akan tetapi hal itu bisa dicegah jika lebih banyak dana yang dialokasikan untuk penelitian. Dari hasil studi, maka akan ada sebuah persiapan memerangi ancaman virus di masa depan.

Baca Juga

Dalam kutipan yang dirilis sebelum pidato awal pekan ini, Profesor Sarah Gilbert mengatakan kemajuan ilmiah yang dibuat dalam memerangi virus mematikan tidak boleh hilang akibat biaya pandemi saat ini. "Ini bukan kali terakhir virus mengancam hidup dan mata pencaharian kita. Yang benar adalah yang berikutnya bisa lebih buruk. Bisa lebih menular, atau lebih mematikan atau keduanya,” kata Gilbert, seperti dilansir New Zealand Herald, Selasa (7/12).

Gilbert juga menyampaikan pesannya lewat acara tahunan yang disiarkan televisi. Biasanya, acara itu menampilkan pidato tokoh-tokoh berpengaruh dalam bisnis, sains, dan pemerintahan.

Gilbert akan meminta pemerintah lebih berkomitmen terhadap penelitian ilmiah dan kesiapsiagaan pandemi. Hal ini bahkan jika ancaman Covid-19 telah berkurang.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA