Thursday, 7 Jumadil Awwal 1444 / 01 December 2022

Khofifah Minta Warga Terdampak Semeru tidak ke Rumah Dulu

Selasa 07 Dec 2021 10:11 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Mas Alamil Huda

Gunung Semeru meletus Sabtu (4/12). Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa langsung memerintahkan BPBD Jatim dan Dinas Sosial mengirim bantuan tenaga, peralatan hingga logistik untuk penanganan warga terdampak erupsi, termasuk pengungsi.

Gunung Semeru meletus Sabtu (4/12). Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa langsung memerintahkan BPBD Jatim dan Dinas Sosial mengirim bantuan tenaga, peralatan hingga logistik untuk penanganan warga terdampak erupsi, termasuk pengungsi.

Foto: Humas Pemprov Jatim
Warga diminta mengikuti arahan petugas untuk bertahan sementara di pengungsian.

REPUBLIKA.CO.ID, LUMAJANG -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta para pengungsi yang terdampak erupsi Gunung Semeru untuk bersabar dan tabah serta mengikuti arahan petugas untuk tetap bertahan sementara di pengungsian. Khofifah mengingatkan para pengungsi agar jangan dulu kembali ke rumah jika kondisi belum aman. 

"Pemerintah sangat memahami bahwa tinggal di pengungsian tidak seperti di rumah sendiri. Tapi saya mohon untuk sementara waktu bersabar. Insya Allah, pemerintah sangat mempedulikan nasib warga terdampak bencana," ujarnya, Selasa (7/12).

Baca Juga

Terkait wacana relokasi rumah warga yang tertimbun lahar dingin, Khofifah mengatakan, Pemprov Jawa Timur bersama Pemkab Lumajang telah mengomunikasikan wacana tersebut kepada Kepala BNPB Letjend TNI Suharyanto, mengingat relokasi membutuhkan lahan yang cukup luas. Setelah lahan ada, lanjut Khofifah, nantinya Kementerian PUPR bersama Pemprov Jatim, Pemkab Lumajang, dan BNPB akan membangun rumah warga. 

"Kami sampaikan, untuk bisa diusulkan lahan pada Perhutani. Pokoknya sebisa mungkin tidak jauh dari lokasi awal," ujar Khofifah.

Khofifah kembali mengajak masyarakat untuk tidak berputus asa terhadap bencana yang terjadi. Khofifah pun mencoba meyakinkan masyarakat bahwa masyarakat Lumajang mampu melewati ini semua.

"Insya Allah kita mampu melewati ujian ini dengan baik dan dengan ujian ini mudah-mudahan bagian dari cara Allah menaikkan kelas derajat kita. Yakinlah Allah tidak akan memberi ujian yang kita tidak mampu menanggungnya," kata dia.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA