Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

PPP Lirik Capres Nonparpol, dari Erick, Anies, Hingga Emil

Selasa 07 Dec 2021 02:03 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Karta Raharja Ucu

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani menyebut partainya terbuka untuk mengusung capres-cawapres dari non partai politik.

Foto:
PPP berharap Pilpres 2024 diikuti lebih dari dua pasang capres-cawapres.

Dukung Pilpres Lebih dari Dua Pasang Calon

PPP juga mendukung agar Pilpres 2024 diikuti lebih dari dua pasangan. Pilpres 2014 dan 2019 cukup jadi pelajaran agar polarisasi di tengah masyarakat tidak kembali terjadi.

"Bukan berarti kalau lebih dari tiga tidak ada keterbelahan, ada tetapi saya kira derajatnya itu akan lebih sedikit lah seperti yang pernah kita alami di pilpres 2009 dan 2004," tuturnya.

Sejauh ini keseriusan untuk membentuk poros baru belum ada. Namun PPP terus melakukan komunikasi dengan sejumlah partai lain.  

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, saat ini tidak ada pasangan calon presiden (capres) 2024 yang paling dominan atau mengungguli pasangan calon lainnya. Dari tiga pasangan yang disimulasikan, pasangan Prabowo-Puan unggul tipis.

Jika Pilpres 2024 diikuti oleh tiga pasangan, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Menteri BUMN Erick Thohir, lalu pasangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, serta pasangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua DPR Puan Maharani, hasilnya masing-masing pasangan ini, yakni Anies-Erick memperoleh 28,2 persen, Ganjar-Airlangga 28,8 persen sedangkan Prabowo-Puan 29,9 persen.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA