Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Persib Tetap di Jalur Juara

Senin 06 Dec 2021 16:46 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Muhammad Akbar

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts usai melakukan pertemuan staf pelatih di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa (5/1).

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts usai melakukan pertemuan staf pelatih di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa (5/1).

Foto: REPUBLIKA/HARTIFIANY PRAISRA
Persib Bandung berhasil mengamankan posisi dua klasemen dengan raihan 31 poin.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kompetisi Liga 1 2021/2022 telah memasuki dua laga terakhir putaran pertama. Namun persaingan di papan atas klasemen semakin ketat.

Persib Bandung berhasil mengamankan posisi dua klasemen dengan raihan 31 poin. Namun Persib harus mengejar Bhayangkara FC yang ada di puncak klasemen dan menjauh dari Arema FC yang hanya terpaut satu poin saja.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts mengakui Persib tak pernah keluar dari papan atas klasemen sejak kompetisi dimulai. Namun Robert mengakui Persib tak pernah berada di puncak klasemen.

"Kami tidak pernah keluar dari posisi papan atas di musim ini, sejauh ini kami selalu ada di papan atas dan selalu dekat dengan posisi puncak," kata Robert, Ahad (5/12).

Persib sendiri dua kali membuang kesempatan untuk bisa menyalip Bhayangkara FC. Saat itu, Persib yang berpeluang merebut posisi puncak justru kalah dari tim rival seperti Persija Jakarta dan Arema FC.

"Sayangnya kami gagal untuk memuncaki klasemen ketika ada kesempatan seperti ketika melawan Persija karena ada satu gol kami yang tidak disahkan, lalu kami juga kalah dari Arema," kata pelatih asal Belanda ini.

Namun Robert tetap memastikan tim ada di jalur yang benar untuk memperoleh target mereka sebagai juara musim ini. Hal ini karena tim selalu berjuang untuk bangkit dan memenangkan setiap laga.

"Kami selalu berjuang untuk kembali bangki dan publik juga selalu menutut kami untuk di posisi pertama. Tapi musim masih panjang dan juara tidak ditentukan dari putaran pertama kompetisi," kata Robert.

Dia berjanji tim akan terus berjuang hingga akhir musim ini. Meski demikian, tidak akan mudah bagi Persib untuk meraih gelar tersebut mengingat persaingan di papan atas.

Menariknya, Persib dianggap terlalu ketergantungan dengan bek tengah mereka, Nick Kuipers. Karena Persib harus mengalami hasil minor setiap kali Nick absen.

Namun Robert tidak melihat hal itu sebagai sebuah ketergantungan. Menurutnya, hasil pertandingan dalam laga tertentu bergantung pada siapa lawan tim saat itu.

Sebut saja Persib yang mengalahkan Madura United di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (4/12) kemarin. Robert menilai peran Nick akan menghasilkan duet yang bagus siapapun pemain yang menjadi duetnya.  

"Nick merupakan salah satu bek tengah terbaik di liga dan saya secara pribadi tidak mau mengganti Nick dengan bek lain di liga ini. Karena dia memiliki kualitas yang bagus," kata Robert.

Sayangnya, tren tidak terkalahkan Persib di sebelas pertandingan kini disalip oleh Arema FC. Laga kontra Bali United pada Ahad (5/12) kemarin mencatatkan rekor baru bagi Arema yang belum kalah di 12 pertandingan terakhirnya.

Selanjutnya, Persib akan menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (8/12). Persebaya pun berada di posisi lima klasemen pekan 15 dengan raihan 27 poin.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA