Friday, 19 Syawwal 1443 / 20 May 2022

Piala AFF; Pelatih Thailand Senang dengan Kemenangan Perdana

Ahad 05 Dec 2021 22:06 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Salah satu momen dari jalannya laga Thailand Vs Timor Leste, Ahad (5/12).

Salah satu momen dari jalannya laga Thailand Vs Timor Leste, Ahad (5/12).

Foto: Dok. IG Timnas Thailand
Pertahanan Timor Leste sempat membuat Polking frustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juara lima kali Piala AFF, Thailand berhasil mengamankan tiga poin pada laga perdana Grup A setelah mengalahkan Timor-Leste 2-0 di Singapura National Stadium, Ahad (5/12) sore WIB. Kemenangan itu tidak diraih dengan mudah oleh Thailand. 

Thailand butuh waktu hingga babak kedua untuk menciptakan gol ke gawang yang dijaga Junildo Pereira. Thailand memimpin melalui gol yang diciptakan pemain pengganti Pathompon Charoenrattanapirom di menit ke-51, sebelum gol bunuh diri dari Timor bek Armindo Correia di menit ke-81. 

Baca Juga

Pelatih baru Thailand, Alexandre Polking, senang dengan poin maksimum yang diperoleh dalam pertandingan pertamanya sebagai pelatih tim. Kendati demikian, ia menilai masih perlu perbaikan untuk laga-laga selanjutnya. 

"Kami senang dengan tiga poin karena pertandingan pertama selalu sulit dan Timor-Leste membuat segalanya sulit bagi kami," kata Polking dalam konferensi pers virtual setelah pertandingan, Jumat (5/12). 

Pertahanan Timor Leste membuat Polking frustrasi. Thailand mendominasi penguasaan bola tetapi harus berjuang menciptakan peluang yang berarti ke gawang Timor Leste. Polking akhirmya membuat dua pergantian di babak kedua dan hanya butuh enam menit untuk melihat dampak dari perubahan tersebut. 

"Kami tahu, mereka akan tetap bertahan dan bertahan di blok rendah dan saat babak kedua dimulai dan masih 0-0 maka Anda mulai sedikit cemas tetapi pada akhirnya kami senang kami mendapatkan gol yang kami butuhkan. dan ambil tiga poin," kata Polking. 

Setelah gol pertama oleh Pathompon, Narubadin menciptakan umpan terobosan cerdas di menit ke-81 yang disambut oleh Supachok Sarachat yang melihat usahanya memantul kepada Armindo Correia dan dianggap sebagai gol bunuh diri. 

Tapi, setelah kemenangan tersebut, Polking tidak terlihat merayakan kemenangan timnya. "Saya ingat, ayah saya pernah mengatakan kepada saya untuk tidak bahagia ketika Anda memenangkan permainan tidak peduli bagaimana Anda memenangkannya," katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA