Monday, 14 Jumadil Akhir 1443 / 17 January 2022

Warga Keluhkan Ganjil-Genap di Depok

Ahad 05 Dec 2021 20:54 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Petugas gabungan mengatur lalu lintas saat uji coba ganjil - genap di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Ahad (5/12). Polres Metro Kota Depok bersama Dinas Perhubungan menyiapkan enam pos pemeriksaan dalam melaksanakan uji coba penerapan ganjil - genap (gage) di Jalan Margonda Raya pada setiap Sabtu dan Minggu pukul 12.00 hingga 18.00 WIB. Republika/Thoudy Badai

Petugas gabungan mengatur lalu lintas saat uji coba ganjil - genap di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Ahad (5/12). Polres Metro Kota Depok bersama Dinas Perhubungan menyiapkan enam pos pemeriksaan dalam melaksanakan uji coba penerapan ganjil - genap (gage) di Jalan Margonda Raya pada setiap Sabtu dan Minggu pukul 12.00 hingga 18.00 WIB. Republika/Thoudy Badai

Foto: Republika/Thoudy Badai
Ganjil-Genap digelar pada 4, 5, 11, 12 Desember 2021

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Uji coba penerapan ganjil genap untuk kendaraan pribadi roda empat di Jalan Margonda Kota Depok, Jawa Barat, dikeluhkan warga karena berimbas pada macetnya jalan-jalan alternatif di sekitar Margonda. "Memang Jalan Margonda jadi lancar, tapi macetnya pindah ke jalan-jalan alternatif," kata salah seorang warga Depok Ade Putra kepada Antara, di Depok, Ahad (5/12).

Jalan-jalan yang menerapkan sistem ganjil genap, yaitu Jalan Nusantara, Jalan Komjen M Yasin Kelapa dua, Jalan Kartini, Jalan Tanah Baru, dan lainnya. Ia berharap penerapan ganjil genap di Jalan Margonda dibatalkan karena tidak efektif untuk mengurangi kemacetan. 

Baca Juga

"Kalau diterapkan sama saja memindahkan kemacetan. Depok kan bukan Margonda saja," katanya.

Polres Metro Depok bersama Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan pengecekan kendaraan saat pelaksanaan uji coba penerapan ganjil genap (gage) di Jalan Margonda Raya yang terdapat enam pos pemeriksaan yang disiapkan. Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Eko Herwiyanto mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait uji coba ganjil genap selama dua hari ini.

"Kami masih melakukan uji coba nanti kami evaluasi seperti apa," ucap Eko Herwiyanto.

Eko mengatakan, uji coba tentunya berdampak pada kemacetan. Ia menduga itu karena masyarakat belum mengetahui. Untuk itu pihaknya akan terus melakukan sosialisasi.

Setelah uji coba, masyarakat diharapkan mengetahui aturan ganjil genap dan bisa mengurangi arus kendaraan yang melintas terutama pada akhir pekan.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Metro DepokKompol Jhoni Eka Putra mengatakan, enam pos pemeriksaan tersebut tersebar di sejumlah titik, yaitu depan Terminal Margonda, Simpang Ramanda dan Fly Over Universitas Indonesia (UI) atau sebelum pos polisi dari arah Lenteng Agung. Kemudian, Fly Over UI dari arah Jalan Komjen Pol M. Yasin, ExitTol Margonda dari arah Kukusan, dan U-Turn Juanda atau On OffRamp Margonda.

"Penerapan ganjil genap dilakukan pada ruas Jalan Margonda Segmen 2, dan Simpang Ramanda Margonda Segmen 3 Flyover UI," ujarnya.

Ia mengatakan, akan ada penempatan petugas di enam titik dan tiga titik tambahan, seperti di Simpang PLN, RTM dan U-Turn Jalan Arif Rahman Hakim. Termasuk petugas yang melakukan mobilitas dan penghitungan volume lalu lintas.

"Total petugas yang diturunkan berjumlah 200 personel terdiri atas Polres, Dishub, Satpol PP, dan TNI. Petugas yang diturunkan terbagi menjadi 2 sif, yaitu pukul 12.00-15.00 WIB dan pukul 15.00-18.00 WIB," jelasnya.

Ia menambahkan, uji coba penerapan kebijakan ganjil genap untuk sementara dilakukan pada tanggal 4, 5, 11, 12 Desember 2021 sampai dengan evaluasi kembali berdasarkan kinerja jaringan jalan.

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA