Saturday, 20 Syawwal 1443 / 21 May 2022

Pemain Spurs Ungkap Latihan Keras yang Diterapkan Conte

Ahad 05 Dec 2021 19:03 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Manajer Tottenham Hotspur Antonio Conte

Manajer Tottenham Hotspur Antonio Conte

Foto: EPA-EFE/Andy Rain
Dier menanggapi reaksi orang luar tentang pribadi Conte yang dinilai galak.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Gelandang Tottenham Hotspur Eric Dier mengakui Antonio Conte menerapkan latihan keras kepada tim. Namun ia merasa kabar mengenai Conte yang terlalu banyak menuntut terlalu dilebih-lebihkan. Conte sendiri ditunjuk sebagai pelatih Tottenham bulan lalu.

Dengan cepat, Conte menjadi berita utama di sejumlah media khususnya tentang caranya menangani tim. Conte melarang pemain mengonsumsi makanan tertentu, termasuk saus tomat dan mentega. Tujuannya agar kebugaran pemain tetap terjaga.

Baca Juga

Ia mengatakan metode pelatihan yang diterapkan Conte lebih intensif daripada pelatih Tottenham sebelumnya Mauricio Pochettino. Menurut Dier, sesi latihan sulit di era Conte dianggap sebagai sesuatu yang baik. Rekan-rekannya pun dikalim menikmati cara tersebut.

“Banyak dari kami berada di sini di bawah Pochettino jadi kami siap dalam beberapa hal. Sangat menyenangkan bekerja dengan cara itu dan benar-benar mendorong diri kami sendiri. Kami perlu meningkatkan dengan cepat, jadi sejauh ini sangat bagus,” ujarnya dilansir dari Sky Sports, Ahad (5/12).

Dier juga menanggapi reaksi orang luar tentang pribadi Conte yang dinilai banyak menuntut. Dier membantahnya dan justu mengatakan Conte menyenangkan di luar lapangan bersama para stafnya.

"Mereka melakukan inisiasi menyanyi, yang sangat bagus. Itu semua klasik Italia, tetapi mereka bernyanyi dengan semangat yang sama dengan sepak bola. Jadi tidak semuanya serius, tapi kalau waktunya kerja, ya waktunya kerja,” kata Dier menegaskan.

Conte menggantikan Nuno Espirito Santo yang hanya menjadi pelatih selama empat bulan bersama The Lilywhites. Jabatannya berakhir setelah Tottenham kalah 0-3 dari Manchester United akhir Oktober lalu. 

Namun sebelum itu, Nuno Santo memenangkan 17 pertandingan termasuk kemenangan 1-0 atas juara bertahan Manchester City.

Conte, lanjut Dier, hanya akan meningkatkan tim agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Pelatih asal Italia tersebut, punya pekerjaannya memperbaiki konsisten tim dalam permainan. Selain itu, secara mental tim juga harus lebih kuat.

"Itu adalah sesuatu yang sangat kami fokuskan dan itu adalah sesuatu yang telah dibicarakan oleh manajer kepada kami. Mudah-mudahan kami bisa melakukannya selama Natal ketika ada begitu banyak pertandingan,” kata Dier.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA