Thursday, 24 Jumadil Akhir 1443 / 27 January 2022

Thursday, 24 Jumadil Akhir 1443 / 27 January 2022

KRL Anjlok di Sudimara, Operasional Alami Keterlambatan

Ahad 05 Dec 2021 14:52 WIB

Rep: Eva Rianti/ Red: Muhammad Fakhruddin

KRL Anjlok di Sudimara, Operasional Alami Keterlambatan (ilustrasi).

KRL Anjlok di Sudimara, Operasional Alami Keterlambatan (ilustrasi).

Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Petugas saat ini telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan.

REPUBLIKA.CO.ID,TANGERANG SELATAN -- Kereta rel listrik (KRL) mengalami anjlok di sekitar Stasiun Sudimara, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Ahad (5/12) siang. Insiden itu menyebabkan gangguan keterlambatan operasional KRL. 

"KRL tersebut sedang tidak melayani pengguna. KRL tersebut adalah kereta cadangan yang sedang disiapkan menuju ke Stasiun Tanah Abang," tutur VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba saat dikonfirmasi, Ahad (5/12). 

Anne menuturkan, gangguan operasional KRL beridentitas D1/10519 itu terjadi pada sekira pukul 12.20 WIB di kawasan Stasiun Sudimara. Dia mengatakan, petugas dari KAI Commuter dan PT KAI Daop 1 Jakarta saat ini telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan. 

"KAI Commuter juga melakukan rekayasa operasi di lintas Tanahabang-Serpong. KRL yang akan melintas di sepanjang Stasiun Serpong hingga Stasiun Kebayoran diatur bergantian menggunakan satu jalur," tuturnya. 

Namun, kendati masih dapat melintas di lokasi menggunakan satu jalur, Anne mengatakan tetap terjadi gangguan operasional KRL. "Tetap akan ada keterlambatan perjalanan KRL sehubungan adanya gangguan operasional ini dan upaya penangangannya dalam beberapa waktu mendatang," terangnya. 

Anne mengatakan, pihaknya mengimbau pengguna senantiasa mengikuti informasi dari petugas di Stasiun dan KRL. Pengguna diminta tidak memaksakan diri naik ke dalam kereta yang telah terisi sesuai kuota. "Untuk perjalanan KRL yang terdampak saat ini hanya di lin Rangkasbitung (Tanahabang - Serpong / Rangkasbitung PP) sementara seluruh lintas lainnya masih terpantau normal," tutupnya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA