Thursday, 24 Jumadil Akhir 1443 / 27 January 2022

Thursday, 24 Jumadil Akhir 1443 / 27 January 2022

Tanggap Darurat Semeru, Kemenkes Terjunkan Tim Kesehatan

Ahad 05 Dec 2021 11:58 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Muhammad Fakhruddin

Tanggap Darurat Semeru, Kemenkes Terjunkan Tim Kesehatan. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) berbincang dengan warga saat meninjau rumah yang rusak terdampak abu vulkanik dari guguran lahar panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). Kunjungan tersebut untuk melihat secara langsung dampak bencana dan meminta Pemkab Lumajang dan Pemerintah Pusat bersinergi dalam menyikapi dampak letusan Gunung Semeru. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/foc.

Tanggap Darurat Semeru, Kemenkes Terjunkan Tim Kesehatan. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) berbincang dengan warga saat meninjau rumah yang rusak terdampak abu vulkanik dari guguran lahar panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). Kunjungan tersebut untuk melihat secara langsung dampak bencana dan meminta Pemkab Lumajang dan Pemerintah Pusat bersinergi dalam menyikapi dampak letusan Gunung Semeru. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/foc.

Foto: ANTARA FOTO/UMARUL FARUQ
Tim juga membawa logistik berupa obat-obatan inflamasi, inhaler, salep mata, tenda.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Kementerian Kesehatan dengan langsung menerjunkan tim tenaga kesehatan dari Pusat Krisis Kesehatan untuk membantu warga terdampak pasca erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12. Tim tenaga kesehatan dari Pusat Krisis Kesehatan dengan sigap langsung berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

“Tim Pusat Krisis Kesehatan dan BNPB sudah berangkat Sabtu (4/12) pukul 21.00 WIB menuju Kabupaten Lumajang lewat darat,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg. Widyawati, Ahad (5/12). 

Tim juga membawa logistik berupa obat-obatan inflamasi, inhaler, salep mata, tenda, masker kain, masker medis, masker N95, dan hand sanitizer untuk petugas dan para warga terdampak bencana. Selanjutnya logistik tersebut diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang untuk didistribusikan.

BNPB sendiri melalui Kedeputian Bidang Logistik dan Peralatan telah mengirimkan bantuan dalam rangka penanganan darurat pasca erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12). Adapun bantuan yang diberikan antara lain makanan siap saji 1.374 paket, lauk pauk 1.377 paket, selimut 2.000 lembar, matras 900 lembar, masker KF 94 20.000 pcs, serta 2 unit tenda pengungsi. Total seluruh bantuan yang diberikan senilai Rp. 1.149,189.300. Pengiriman bantuan logistik tersebut bersamaan dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan perwakilan kementerian dan lembaga yang langsung menuju ke Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. 

Selain itu, bantuan juga datang dari berbagai pihak guna penanganan korban erupsi Gunung Semeru. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur (Jatim) melaporkan telah mengirim bantuan Logistik, peralatan dan Mobil Operasional. Adapun rincian bantuan antara lain lauk pauk 60 paket, tambah gizi 60 paket, selimut 200 pcs, family kids 20 paket, kids ware 20 paket, sembako 300 paket, terpal 20 lembar, kantong mayat 10 lembar, masker kain 10.000 pcs, masker medis 10.000 pcs, masker KF 94 2000 pcs, perlengkapan bayi, karung 1.000 pcs, beras 500 kg serta mie instan 50 dus.

Dilaporkan pula bantuan dari Dinas Kesehatan dan Pusat Krisis Kesehatan Provinsi Jatim mengirimkan bantuan dukungan alat kesehatan bagi petugas berupa masker sebanyak 10.000 pcs, 1 unit tenda 4 x 4, sepatu boat 1 lusin masing-masing 12 pcs, kacamata google 10 pcs, dan sarung tangan karet 36 pasang.

Selanjutnya Satgas PMI Erupsi Gunung Semeru juga mengirimkan bantuan berupa hygiene kit 200 box, terpal 50 lembar, selimut 200 lembar, matras 100 unit, masker bedah 50.000 Lembar, masker kain 20.000 Lembar, face shield 2.000 unit, tenda pleton 6 unit, tangki air kapasitas 5.000 liter 2 unit, serta pakaian baru 350 pcs. Kemudian Rumah Zakat mengirimkan bantuan berupa 1.660 Paket Kornet Superqurban, masker medis, masker Respirator, Generator, Lampu Emergency Lapangan, APD Tim, radio komunikasi, Oksigen dan P3K. Dinas Sosial Kabupaten Lumajang juga telah membuka dapur umum tepatnya di Lapangan Kamar Kajang. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA