Saturday, 19 Jumadil Akhir 1443 / 22 January 2022

Saturday, 19 Jumadil Akhir 1443 / 22 January 2022

Banjir Rob di 2 Kecamatan Kab Tangerang, Ribuan Terdampak

Ahad 05 Dec 2021 06:42 WIB

Rep: Eva Rianti / Red: Israr Itah

Banjir rob di Kabupaten Tangerang, Banten (ilustrasi). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat ribuan KK di Kecamatan Teluknaga dan Kecamatan Kosambi terdampak banjir tersebut.

Banjir rob di Kabupaten Tangerang, Banten (ilustrasi). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat ribuan KK di Kecamatan Teluknaga dan Kecamatan Kosambi terdampak banjir tersebut.

Foto: ANTARA/Fauzan
Ribuan KK di Kecamatan Teluknaga dan Kecamatan Kosambi terdampak banjir tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG – Wilayah Kabupaten Tangerang bagian utara kembali dilanda banjir akibat air pasang (rob) pada Sabtu (4/12/2021). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat ribuan KK di Kecamatan Teluknaga dan Kecamatan Kosambi terdampak banjir tersebut.

“Banjir rob saat ini melanda Kampung Cheng In, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi dengan jumlah 2.739 KK. Kemudian di Kampung Muara, Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga sebanyak 300 KK,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir dalam keterangannya, dikutip Ahad (5/12).

Baca Juga

Munir menuturkan, banjir rob di kedua kecamatan tersebut telah berlangsung sekitar tiga hari mulai Kamis (2/11) hingga Sabtu (4/12). Air menggenangi wilayah tersebut sejak pukul 06.00 waktu setempat dan surut pada sekira pukul 14.00 waktu setempat di setiap harinya.

Adapun, ketinggian air banjir rob mencapai hingga puluhan sentimeter. “Lebih kurang ketinggian airnya 40 cm,” kata dia.

Meski dilanda banjir para warga dikabarkan masih tetap bertahan di kediaman mereka masing-masing. Banjir rob memang diketahui rutin menggenangi wilayah tersebut. 

Munir mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana, seiring dengan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi. Masyarakat juga diminta untuk berperan aktif menanggulangi banjir rob dengan memantau perkembangan kondisi air pasang. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA