Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

Hadapi Varian Baru, Wapres: Sistem Kesehatan Harus Diperkuat

Sabtu 04 Dec 2021 19:36 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Andi Nur Aminah

Wakil Presiden Maruf Amin.

Wakil Presiden Maruf Amin.

Foto: Dok. BPMI/Setwapres
Sistem kesehatan harus diperkuat begitu juga cakupan vaksinasinya.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai perlunya penguatan sistem di segala aspek untuk menghadapi varian baru Covid-19. Wapres mengatakan, sistem kesehatan harus diperkuat, cakupan vaksinasi juga harus dipercepat, di samping melaksanakan protokol kesehatan.

"Karena pandemi belum berakhir, varian baru (juga) masih bermunculan, sementara kita harus bangkit dan berikhtiar agar segera pulih. Karena itu, sistem kesehatan harus kita perkuat, cakupan dan sebaran vaksinasi harus kita akselerasi, disiplin melaksanakan protokol kesehatan harus terus kita laksanakan," kata Wapres di sela kunjungan kerja ke Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/12).

Baca Juga

Karena itu, Wares meminta untuk kreatif dan adaptif dalam mencari solusi penanganan Covid-19 di Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, Wapres juga menegaskan komitmen Pemerintah untuk terus meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 nasional. Antara lain dengan memperbanyak vaksinator dari berbagai pihak dan juga menyelengarakan kegiatan vaksinasi di berbagai tempat.

"Terutama daerah aglomerasi, daerah-daerah yang vaksinasinya masih rendah, di bawah masih sekitar 20 persen, daerah-daerah yang di luar Jawa," ujarnya.

Wapres mengungkap, saat ini sudah dirancang agar target vaksinasi dosis lengkap sebanyak 50 persen lebih dan dosis pertama 80 persen tercapai pada Desember. "Daerah tertentu ada yang 100 persen, percepatan itu yang akan kita lakukan, dan kita sudah memasuki vaksin ketiga booster untuk kelompok tertentu," katanya.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA