Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Tower Bridge Bisa Tampak Meleot di Mata Diabetesi

Sabtu 04 Dec 2021 06:10 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda

Tower Bridge, landmark Inggris, terlihat meleot. Seperti itulah penglihatan pengidap diabetes yang mengalami komplikasi gangguan mata.

Tower Bridge, landmark Inggris, terlihat meleot. Seperti itulah penglihatan pengidap diabetes yang mengalami komplikasi gangguan mata.

Foto: Lenstore
Diabetesi bisa mengalami gangguan mata, misalnya objek tampak meleot.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyedia lensa kontak Lenstore di Inggris belum lama ini membagikan serangkaian foto yang menggambarkan bagaimana diabetes dapat menyebabkan distorsi penglihatan. Lenstore menggunakan Tower Bridge untuk memberikan pemahaman.

Foto tersebut mengilustrasikan gejala yang dialami diabetesi. Orang dengan diabetes yang menderita komplikasi gangguan penglihatan dapat melihat landmark Inggris itu terlihat meleot.

Baca Juga

Sementara itu, foto lainnya mengilustrasikan penglihatan buram atau kehilangan warna. Foto berikutnya memperlihatkan rasanya melihat floaters (bintik hitam pada mata) serta kehilangan penglihatan total.

Kondisi ini terjadi ketika seseorang tidak dapat memproduksi insulin yang cukup untuk mengontrol kadar gula darah atau ketika insulin mereka tidak bekerja secara efisien.

Masalah penglihatan juga disebabkan karena terlalu banyak gula dalam darah Anda dari waktu ke waktu. Kondisi ini dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah kecil yang memberi nutrisi pada retina. Retina adalah lapisan jaringan di bagian belakang mata yang merasakan cahaya dan mengirimkan gambar ke otak.

Mayo Clinic menjelaskan kerusakan pada retina memotong suplai darah dan akibatnya mata berusaha menumbuhkan pembuluh darah baru. Tapi pembuluh darah baru ini tidak berkembang dengan baik dan bisa bocor dengan mudah. Hal ini menyebabkan sejumlah masalah untuk penglihatan.

Ahli optometri dan spesialis mata di Lenstore, Roshni Patel, mengatakan, jika Anda pernah menghadapi perubahan penglihatan, entah itu kabur, distorsi, atau kemampuan untuk melihat sesuatu pada jarak yang berbeda, selalu penting untuk berbicara dengan dokter mata Anda sesegera mungkin.

"Blur dan distorsi bisa menjadi pertanda sesuatu yang serius, dan semakin cepat Anda menangkap risiko, semakin baik kemungkinan untuk mengobatinya," ujarnya seperti dilansir dari laman The Sun, Jumat (3/12).

Objek tampak meleot

Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan lensa mata Anda membengkak, yang akibatnya dapat menyebabkan kedua penglihatan Anda menjadi terdistorsi. Efek dari ini bisa jangka pendek maupun jangka panjang.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA