Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

Cegah Varian Omicron, Jalur Keluar-Masuk Bali Diperketat

Jumat 03 Dec 2021 20:20 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Bali akan menjadi tuan rumah KTT G20 saat Omicron merebak. Ilustrasi omicron

Bali akan menjadi tuan rumah KTT G20 saat Omicron merebak. Ilustrasi omicron

Foto: ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo/rwa.
Bali akan menjadi tuan rumah KTT G20 saat Omicron merebak

REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG— Jalur keluar dan masuk Bali diperketat terutama selama pelaksanaan KTT G20 mendatang. Hal ini untuk mencegah masuknya varian baru Omicron. 

"Untuk menghadapi Covid-19 varian Omicron, presiden sudah menekankan dan Polri bertugas dalam melakukan pengawasan juga memperketat di seluruh pintu masuk, baik di bandara, pelabuhan laut dan darat," kata Kepala Divisi Humas Kepolisian Indonesia, Inspektur Jenderal Polisi, Dedi Prasetyo, dalam konferensi pers di Apel Kasatwil Polri tahun 2021, yang berlangsung di The Apurva Kempinski Hotel, Nusa Dua Bali, Jumat (3/12). 

Baca Juga

Dia mengatakan, pengetatan juga dilakukan serangkaian dengan pelaksanaan KTT G20 pada 2022 mendatang. "Jangan sampai masuk ke Indonesia varian omicron tersebut,” kata dia.  

Dia mengatakan, dari hasil riset yang disampaikan presiden tadi bahwa varian itu bisa dikatakan menyerang 80 persen orang-orang yang belum tervaksin. 

Kemudian 60 persen yang rentan terserang varian itu dengan usianya di bawah lima tahun, dan yang ketiga rentan meninggal dunia akibat virus tersebut yang usianya di atas 50 tahun. 

Dia menegaskan bahwa situasi ini perlu untuk diwaspadai dan protokol kesehatan merupakan hal mutlak yang dilakukan. Selain itu, percepatan vaksinasi seluruh provinsi diharapkan mencapai target 70 persen, khususnya vaksinasi sasaran lansia karena dianggap paling rentan dibandingkan rentan usia lainnya.

Pengetatan juga berlaku tidak hanya bagi WNI tetapi juga WNA yang akan memasuki wilayah Indonesia juga masuk dalam pengawasan satgas pusat. 

Untuk itu, dia menegaskan pintu-pintu masuk udara, darat dan laut tetap menjadi titik fokus pengamanan.

Sebelumnya, dalam arahan Presiden Joko Widodo dalam kegiatan Apel Kasatwil Polri tahun 2021 mengatakan agar seluruh masyarakat berhati-hati menghadapi varian terbaru Omicron.

Dalam arahannya, presiden juga mengingatkan pentingnya protokol kesehatan dan vaksinasi karena varian omicron ini memiliki kekuatan lima kali lebih cepat dibandingkan varian biasa.    

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA