Friday, 18 Jumadil Akhir 1443 / 21 January 2022

Kader Hanura Bedol Desa ke Partai NasDem

Jumat 03 Dec 2021 17:03 WIB

Red: Indira Rezkisari

Sejumlah kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) memutuskan pindah ke Partai NasDem.

Sejumlah kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) memutuskan pindah ke Partai NasDem.

Foto: Antara/Aditya Pradana P
Setidaknya 27 mantan politikus Hanura pindah ke NasDem.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 27 kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) bedol desa atau pindah ke Partai NasDem. Salah satu kader yang pindah adalah mantan ketua DPD Hanura DKI Jakarta Mohammad (Ongen) Sangaji.

Seremoni penyematan jaket kepada kader baru NasDem itu dilakukan Gubernur ABN, IGK Manila, dan Bendahara Umum DPP NasDem, Ahmad Sahroni, di sela-sela Pembukaan Rapat Konsolidasi Pemenangan Pemilu Jawa I (Banten dan DKI Jakarta), di Kampus Akademi Bela Negara (ABN), Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (3/12). Selain Ongen, ada beberapa kader Partai Hanura yang ikut bergabung ke NasDem, antara lain, mantan Ketua DPC Hanura, Abdul Canter Sangaji, mantan Wakil Bendahara Umum DPP Hanura, Tavina Pahlawan, mantan Ketua Dewan Penasihat DPD Hanura, Sugianto, dan mantan Ketua Bapilu Hanura DKI, Melvin Rompies.

Baca Juga

Selain 27 kader Hanura, politikus senior dan tokoh masyarakat juga ikut bergabung ke partai politik besutan Surya Paloh itu. Di antaranya mantan Ketua DPRD provinsi Banten dari Partai Demokrat, Aeng Haerudin, mantan Kepala BIN Maluku, Eden Gunawan, Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia Kabupaten Serang, H Santibi, Ketua Perkumpulan Uang Banten Kabupaten Pandeglang, Wawan Ridwan.

Kemudian, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Provinsi Banten, H Adang, Ketua Asosiasi Perguruan Pencak Silat dan Seni Budaya Tradisional Banten Indonesia Kabupaten Serang, H Ahmad Suwandi, dan mantan Kepala Polda Banten, Inspektur Jenderal Polisi (Purn) Zulkarnain.

Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa I Partai NasDem, A Effendy Choirie, mengatakan, akhir-akhir ini banyak sekali tokoh dari berbagai latar belakang mulai dari aktivis hingga sederet tokoh partai lain memilih hijrah dan gabung ke Partai NasDem. "Ini ada kawan-kawan dari partai lain itu hijrah ke NasDem. Kita bersyukur kepada Allah, Partai NasDem sekarang ibarat gadis yang cantik dan menarik siapapun ingin ke sini," kata dia.

Ia mengatakan, sederet tokoh besar tersebut juga banyak yang membawa gerbong dan loyalisnya ke Partai NasDem, yang menurut dia menjadi cermin kebersamaan untuk sama-sama membangun Indonesia. "Ini kita bersyukur karena akan memperkuat barisan NasDem akan makin membuat semangat kita untuk konsolidasi dan memenangkan Pemilu 2024," katanya.

Ia bersama keluarga besar Partai NasDem pun menyambut baik para tokoh yang memilih hijrah ke Partai NasDem. "Selamat bergabung dengan arus besar gerakan restorasi Indonesia," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA