Thursday, 17 Jumadil Akhir 1443 / 20 January 2022

Thursday, 17 Jumadil Akhir 1443 / 20 January 2022

Rijal Almaa Dinobatkan Sebagai Desa Wisata Terbaik di Dunia

Jumat 03 Dec 2021 14:18 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah

Rijal Almaa Dinobatkan Sebagai Desa Wisata Terbaik di Dunia. Keindahan Desa Wisata Rijal Almaa di Arab Saudi

Rijal Almaa Dinobatkan Sebagai Desa Wisata Terbaik di Dunia. Keindahan Desa Wisata Rijal Almaa di Arab Saudi

Foto: Saudi Gazette
Desa Rijal Alma terletak di pegunungan Asir, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Desa Rijal Almaa di wilayah Asir, Arab Saudi terpilih sebagai salah satu desa wisata terbaik di dunia oleh Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO). Kompetisi ini memberikan pengkuan kepada desa-desa yang menjaga aset budaya dan alamnya, melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai berbasis masyarakat dan mempertahankan gaya hidup tradisional dan teknik produksi.

Upacara penghargaan dilakukan Majelis Umum organisasi dilaksanakan di Madrid, Spanyol. Asisten Menteri Pariwisata Arab Saudi Putri Haifa Al Saud menerima penghargaan di Madrid atas nama kepala desa.

Baca Juga

"Program Desa Terbaik bertujuan merayakan dan mengakui contoh luar biasa dari pariwisata pedesaan yang menggabungkan aset budaya dan alam. Itulah tepatnya yang diwakili oleh Rijal Almaa," kata Haifa, dilansir dari Saudi Gazette, Jumat (3/12).

Rijal Alma terpilih dari 175 nominasi dari 75 negara. Desa Rijal Alma terletak 45 kilometer sebelah barat Abha, di wilayah pegunungan Asir.

Desa ini terdiri dari 60 istana bertingkat yang dibangun dari batu alam, tanah liat dan kayu. Desa ini berdiri di jantung jaringan perdagangan kuno yang menghubungkan Yaman, Levant (Suriah), Makkah, dan Madinah.

Museum desa, terletak di dalam salah satu bangunan enam lantainya, menyimpan harta karun seni dan sejarah, serta gudang foto, karya seni, dan artefak arkeologi. Penduduk asli di Rijal Almaa secara tradisional mengenakan pakaian futa: rok sampul dengan garis-garis cerah. Mereka dijuluki 'Pria Bunga' karena mereka menghiasi diri mereka dengan karangan bunga, tradisi Saudi yang khas namun kurang dikenal.

"Kami bangga dengan upaya yang telah dilakukan untuk melestarikan desa dan budayanya yang unik dan untuk memastikan bahwa ini dapat dibagikan kepada dunia," tambahnya.

UNESCO, badan PBB yang mengakui dan melindungi budaya dan warisan unik telah memasukkan desa ini ke dalam daftar situs Warisan Dunia sementara, dan membandingkannya dengan Mont Saint Michel Prancis, sebagai contoh luar biasa pelestarian arsitektur dan sejarah unik yang mencerminkan lokasi desa yang tidak biasa.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA