Friday, 26 Syawwal 1443 / 27 May 2022

UNM Ajak Generasi Muda Cegah Penyebaran HIV-AIDS

Jumat 03 Dec 2021 14:06 WIB

Red: Budi Raharjo

Setiap 1 desember diperingati sebagai Hari AIDS sedunia, membuat Universitas Nusa Mandiri (UNM) mengadakan talkshow Akhiri AIDS, Cegah HIV, Akses Untuk Semua.

Setiap 1 desember diperingati sebagai Hari AIDS sedunia, membuat Universitas Nusa Mandiri (UNM) mengadakan talkshow Akhiri AIDS, Cegah HIV, Akses Untuk Semua.

Foto: Universitas Nusa Mandiri
Hindari penyebab penyakit berbahaya ini dengan tetap menjaga iman dan akhlak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setiap 1 desember diperingati sebagai Hari AIDS sedunia, membuat Universitas Nusa Mandiri (UNM) mengadakan talkshow “Akhiri AIDS, Cegah HIV, Akses Untuk Semua”. Kegiatan ini bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Makasar dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta di Aula Rektorat Nusa Mandiri Tower Jatiwaringin, Jakarta Timur, Rabu (1/12). 

Arif Hidayat, selaku wakil rektor 2 bidang non akademik Universitas Nusa Mandiri (UNM) menuturkan bahwa, talkshow ini merupakan bentuk sosialisasi dan pemberian pemahaman mengenai pencegahan dan penanganan virus HIV/AIDS. 

“Saya atas nama pimpinan Universitas Nusa Mandiri (UNM), bersyukur karena mendapat kesempatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Jakarta dan Puskesmas Kecamatan Makasar dalam menyelenggarakan talkshow AIDS, karena sosialisasi dan pemberian pemahaman mengenai pencegahan dan penanganan virus HIV/AIDS ini, merupakan hal yang sangat penting, apalagi sosialisasinya disampaikan dengan cara yang menarik,” tuturnya dalam keterangan pers, Kamis (2/12). 

Guna merangkul generasi muda dalam pencegahan HIV/AIDS, Arif mengajak generasi mandiri untuk menghindari sejauh mungkin, penyebab penyakit berbahaya ini dengan tetap menjaga iman dan akhlak. “Hindari juga memberikan stigma buruk bagi penyintas AIDS. Kurangnya edukasi mengenai HIV, membuat orang dengan HIV dan AIDS (ODHIV/ODHA) mendapatkan perlakuan diskriminatif. Seharusnya, kita memberikan dukungan agar tetap semangat dalam hidup serta memberikan nilai positif bagi masyarakat,” imbuhnya. 

Kepala Puskesmas Kecamatan Makasar Kesehatan Jakarta Timur, dr. Fiena Fithriah mengungkapkan, kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda tentang bahaya penyakit HIV/AIDS. Saat ini, penyakit HIV/AIDS telah tercatat sebagai salah satu penyakit global yang selalu mengalami peningkatan. 

“Peringatan Hari AIDS Sedunia ini, akan diwarnai dengan Talkshow, Screening kesehatan penyakit tidak menular dan diakhiri dengan Kampanye Aksi Mahasiswa Hari AIDS Sedunia 2021. HIV/AIDS menjadi problem kesehatan yang harus segera ditangani dan butuh kerja sama dari semua pihak. Sehingga kampanye hidup sehat, menyinergikan untuk peningkatan derajat masyarakat,” ujar Fiena. 

Ketua pelaksana peringatan Hari AIDS Sedunia, dr. Ardhanari Wulansih mengungkapkan bahwa, sosialisasi ini sangat perlu untuk mengedukasi generasi muda akan bahaya HIV/AIDS. Sehingga generasi muda awalnya tidak tahu menjadi lebih tahu lagi, bagaimana bahaya HIV/AIDS dan menghindari perilaku seks bebas, hindari pemakaian jarum suntik dan hal negatif lainnya. 

“Dengan generasi muda mengetahui bahaya penyakit HIV/AIDS, setidaknya akan menghindari perilaku negatif yang menyebabkan penyakit tersebut. Dengan turun langsung ke lapangan pemberian sosialisasi penyakit HIV/AIDS atau melakukan testing langsung di tempat-tempat yang berisiko dapat menurunkan jumlah penurunan kasus HIV/AIDS,” ungkap Ardha sapaan akrabnya. 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA