Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Kuasa Hukum Nia Ramadhani Bantah Ada Penggeledahan

Kamis 02 Dec 2021 19:23 WIB

Red: Qommarria Rostanti

Artis Nia Ramadhani bersama suaminya Ardi Bakrie bersiap menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/12). Sidang perdana beragendakan pembacaan dakwaan yang langsung dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi terkait kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat artis Nia Ramadhani beserta suaminya Ardi Bakrie dan supirnya ZN. Republika/Putra M. Akbar

Artis Nia Ramadhani bersama suaminya Ardi Bakrie bersiap menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/12). Sidang perdana beragendakan pembacaan dakwaan yang langsung dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi terkait kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat artis Nia Ramadhani beserta suaminya Ardi Bakrie dan supirnya ZN. Republika/Putra M. Akbar

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Saksi mengatakan bahwa pihak kepolisian menggeledah saat penangkapan kediamannya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim kuasa hukum pasangan selebritas sekaligus terdakwa penyalahgunaan narkoba Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, serta sopir pribadi Zen Vivanto, membantah keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum. Saksi mengatakan bahwa pihak kepolisian menggeledah saat penangkapan kediamannya.

Wa Ode Nur Zainab selaku kuasa hukum ketiga terdakwa itu, mengatakan bahwa kliennya malah bertindak kooperatif saat ditangkap petugas. "Soal penggeledahan, jadi sebagaimana Ibu Nia sampaikan, sebenarnya memang tidak ada penggeledahan. Dalam arti mereka melakukan pemeriksaan-pemeriksaan, tetapi Bu Nia secara sukarela memberikan alat bukti itu kepada penyidik," kata Wa Ode usai sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/12).

Baca Juga

Menurut dia, Nia bahkan mengakui telah mengonsumsi barang terlarang tersebut. Tindakan dari Nia yang menyerahkan alat bukti kepada penyidik mestinya diapresiasi.

"Jadi sesungguhnya kita mesti apresiasi juga ya mereka tidak berbelit-belit mempersulit," kata dia.

Adapun, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Pusat menghadirkan tiga saksi yang merupakan anggota kepolisian yang menangkap ketiga terdakwa pada Rabu 7 Juli 2021. Ketiga saksi tersebut yakni Agus Sujono, Hendra Gunawan, dan Benny Santoso Pandiangan. Dalam kesaksiannya, para saksi tersebut menyebutkan bahwa saat penangkapan pihaknya menggerebek dan menggeledah kediaman Nia Ramadhani.

Jaksa Penuntut Umum mendakwa pasangan selebritas sekaligus terdakwa Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, serta sopir pribadi Zen Vivanto dengan pasal penyalahgunaan narkoba karena mengkonsumsi narkotika golongan I. "Para terdakwa, Rabu, 7 Juli 2021, sekira jam 08.00 WIB atau setidaknya pada bulan Juli bertempat di rumah Jalan Metro Kencana 5, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, telah melakukan, turut serta melakukan, sebagai penyalahgunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri," ujar jaksa dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Andri Saputra, saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/12).

Atas perbuatannya itu para terdakwa pun didakwa telah melanggar Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana empat tahun penjara. Sidang lanjutan keduanya diagendakan pada Kamis (9/12) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum.

"Persidangan kembali dilaksanakan pada hari Kamis, 9 Desember 2021 pukul 10.00 WIB untuk pemeriksaan saksi Jaksa Penuntut Umum," kata Hakim Ketua Muhammad Damis menutup persidangan perdana di Ruang Sidang Prof H Hatta Ali Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA