Kamis 02 Dec 2021 14:04 WIB

HCML Tanda Tangani Transaksi Gas dengan Tiga Pembeli di Bali

Husky Energy International Corporation juga menandatangani kontrak di Blok Liman.

General Manager HCML Kang An (ketiga dari kiri) saat memberikan keterangan pers dalam acara “The 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2021
Foto: Istimewa
General Manager HCML Kang An (ketiga dari kiri) saat memberikan keterangan pers dalam acara “The 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2021

REPUBLIKA.CO.ID, BALI--Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) menandatangani transaksi gas produksi Lapangan MAC dalam acara 'The 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas (IOG 2021)" di Bali Rabu (1/12). Perjanjian jual-beli gas ini ditandatangani langsung General Manager HCML, Kang An.

Ada tiga pembeli gas, yakni PT Petrokimia Gresik, PT Inti Alasindo Energy, dan PT Bayu Buana Gemilang. "Ini hal yang harus disambut gembira sebagai salah satu bagian dari kontinyuitas bisnis perusahaan sekaligus upaya untuk memenuhi kebutuhan gas nasional di Indonesia," kata Kang An dalam keterangan tertulis, Kamis (2/12).

Baca Juga

HCML berharap mampu menjaga produktivitas agar tetap bisa memenuhi visi menjadi produsen gas terbesar di Jawa Timur dan operator pilihan di Indonesia. Serta memenuhi misi yakni memberikan nilai lebih kepada para pemangku kepentingan melalui kegiatan operasi yang unggul dalam bisnis minyak dan gas bumi.

"Dengan berkomitmen kuat pada nilai etika, kesehatan, keselamatan, dan lingkungan hidup," ujarnya.

Masih dalam rangkaian acara The 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas (IOG) di Bali, HCML juga melakukan penandatanganan kontrak lelang Blok Liman bersama pemerintah. Kang An mengatakan pihaknya akan bekerja keras dalam menjalankan kontrak rekayasa, pengadaan, dan konstruksi di Blok Liman. Pengiriman gas perdana akan dilakukan pada Oktober tahun depan.

"Setelah proyek ini selesai kami berharap perusahaan dapat menjadi produsen gas terbesar di Jawa Timur, sehingga kami bisa berkontribusi lebih banyak dalam menyuplai gas di wilayah tersebut," kata Kang An.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian ESDM Mustafid Gunawan mengaku, pemerintah mencatat total komitmen pasti tiga tahun pertama dari kontrak kerja sama transaksi gas dari Blok South CPP dan Blok Liman. Nilai total komitmen sebesar 20,3 juta dolar AS dan bonus tanda tangan 700 ribu dolar AS.

"Total komitmen pasti tiga tahun pertama kedua wilayah kerja ini sebesar 20,3 juta dolar AS dan bonus tanda tangan 700 ribu dolar AS," kata Mustafid Gunawan, Kamis.

Selain Husky Energy International Corporation, penandatangan juga dilakukan perwakilan PT Energi Mega Persada sebagai pemenang lelang untuk Blok South CPP. Mustafid mengungkapkan bahwa kontrak ini akan berlaku efektif setelah ditandatangani Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dan disetujui Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Total nilai komitmen pasti tiga tahun pertama untuk Blok South CPP sebesar 13,6 juta dolar AS dan bonus tanda tangan 500 ribu dolar AS. Komitmen pasti tiga tahun pertama terdiri dari studi geologi dan geofisika, seismik dua dimensi 50 kilometer, dan satu sumur eksplorasi. Sedangkan total komitmen pasti dari Blok Liman tercatat sebesar 6,7 juta dolar AS dan tanda tangan 200 ribu dolar AS.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement