Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Di Balik Laju Vaksinasi yang Menunjukkan Penurunan

Rabu 01 Dec 2021 20:08 WIB

Red: Indira Rezkisari

Masyarakat Indonesia yang sudah menerima dua dosis vaksin Covid-19 hingga Rabu (1/12) mencapai 96.519.346 orang. Hari ini terjadi penambahan 1.045.478 orang yang menjalani vaksinasi kedua.

Foto:
Saat ini target dua dosis vaksinasi Covid-19 belum mencapai 50 persen.

Momentum landainya kasus Covid-19 seperti saat ini tetap harus diwaspadai dengan kesadaran penuh. Masyarakat harus menyadari pandemi Covid-19 belum usai.

Pakar Epidemiologi, Dicky Budiman, menekankan betapa pentingnya kesadaran masyarakat bahwa pandemi belum usai. Ia mengingatkan bahwa momentum landai seperti saat ini memiliki dua sisi. Pada satu sisi,

harus diapresiasi, namun di sisi lain, juga sekaligus harus diwaspadai. “Karena dalam situasi melandai biasanya orang jadi abai,” jelasnya dalam keterangan, Rabu (1/12).

Penyebaran virus, dikatakan Dicky, hanya bisa terjadi ketika manusia membawa dan menularkannya. Karena itu, ia meminta upaya prokes 5M, 3T, dan vaksinasi harus selalu diperkuat.

Termasuk usaha meningkatkan surveilans untuk mencapai setidaknya angka 1 persen untuk mengetahui  penyebaran varian dan varian apa yang ada. Dicky juga mengingatkan pentingnya mengejar pemerataan dan percepatan vaksinasi, terutama di daerah-daerah.

“Potensi gelombang ketiga, varian baru, apapun itu, dipengaruhi oleh seberapa banyak penduduk

kita yang rawan secara imunitas, atau belum punya imunitas yang baik. Terutama, (imunitas) dari

vaksinasi,” tutur Dicky. Ia menambahkan, vaksinasi juga tetap penting bagi para penyintas.

Dokter yang juga influencer, Ratih C Sari, mengatakan proses reinfeksi sangat mungkin terjadi, bahkan bagi mereka yang pernah kena Covid-19. Karena itu ia mengingatkan untuk melakukan vaksinasi dan tidak meninggalkan protokol kesehatan.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk menunda mobilitas pada masa liburan Natal dan tahun baru. Pergerakan

manusia, dikatakan Ratih, membuat risiko membawa virus ke tempat lain dan menimbulkan  potensi infeksi kepada keluarga atau kerabat yang ditemui.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mematuhi regulasi yang ditetapkan pemerintah, tetap waspada dan berhati-hati meski telah  ada pelonggaran kegiatan.  “Mari kita apresiasi kerja keras pemerintah yang membuat aturan-aturan untuk melindungi kita semua, dengan cara mematuhi aturan yang telah dibuat, agar kita dapat melewati liburan Natal dan tahun baru ini dengan sehat dan selamat,” ujar Ratih.

photo
Penurunan kasus Covid-19 - (Republika)

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA