Wednesday, 17 Syawwal 1443 / 18 May 2022

Pique Komentari Kepemimpinan Xavi

Rabu 01 Dec 2021 21:52 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Muhammad Akbar

Gerard Pique dari Barcelona merayakan setelah mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola grup E Liga Champions antara F.C. Barcelona dan Dinamo Kyiv di stadion Camp Nou di Barcelona, ??Spanyol, Rabu, 20 Oktober 2021.

Gerard Pique dari Barcelona merayakan setelah mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola grup E Liga Champions antara F.C. Barcelona dan Dinamo Kyiv di stadion Camp Nou di Barcelona, ??Spanyol, Rabu, 20 Oktober 2021.

Foto: AP/Joan Monfort
Pique turut mengomentari kesulitannya setelah Lionel Messi hengkang ke PSG.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Bek Barcelona, Gerard Pique mengatakan dia bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi pelatihnya, Xavi. Pique menjadi starter di tiga pertandingan terakhir Barcelona setelah Xavi memimpin tim.

Kepemimpinan Xavi di Barcelona patut diacungi jempol. Dia mencatatkan dua kemenangan dan satu kali imbang.

"Ini memberi tekanan tambahan pada saya untuk memiliki Xavi sebagai pelatih, anda tidak ingin mengecewakannya," kata Pique dilansir dari laman Tribal Football.

"Secara moral saya harus memberikan yang terbaik dan jika penampilan saya bukan yang terbaik, saya merasa seperti mengecewakannya," kata Pique.

Pique pun turut mengomentari kesulitannya setelah Lionel Messi hengkang ke PSG. Dia mengungkapkan ada dampak yang dirasakan tim setelah kepergian Messi.

"Sangat berat, kami bermain sejak kami berusia 14 tahun. Itu sangat sulit dari sudut pandang olahraga dan pribadi. Segalanya tidak berjalan dengan baik bagi kami di awal musim," kata Pique.

Sementara itu pemain asal Catalunya ini memberikan pujian bagi Messi setelah mendapatkan trofi Ballon d'Or akhir pekan lalu. Menurutnya, trofi tersebut membuktikan adalah Messi adalah pemain terbaik sepanjang masa.

"Dia telah pergi ke negara dan budaya baru. Sulit, itu terjadi saat saya berusia 17 tahun ketika pergi ke Manchester," kata Pique.

"Leo pergi bersama keluarganya dan aku pergi sendiri, tapi itu sulit," kata Pique.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA