Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Baznas Luncurkan Program Balai Ternak Kelompok Unggas

Rabu 01 Dec 2021 17:53 WIB

Red: Hiru Muhammad

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan program pengembangan usaha Balai Ternak Kelompok Unggas di Kabupaten Purworejo dan Kebumen, Jawa Tengah.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan program pengembangan usaha Balai Ternak Kelompok Unggas di Kabupaten Purworejo dan Kebumen, Jawa Tengah.

Foto: istimewa
Baznas juga akan terus memberikan pendampingan secara teknis

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOREJO--Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan program pengembangan usaha Balai Ternak Kelompok Unggas di Kabupaten Purworejo dan Kebumen, Jawa Tengah.

Peluncuran Balai Ternak Baznas Kelompok Unggas dilaksanakan di Dusun Kembangsoko, RT 02 RW 02, Desa Ngadirejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (1/12).

Baca Juga

Hal ini merupakan respon atas kebutuhan percepatan mewujudkan kemandirian masyarakat miskin di pedesaan dan potensi pengembangan usaha ayam pedaging yang sangat potensial.

Turut hadir dalam peluncuran program tersebut Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Pimpinan Baznas RI Saidah Sakwan, MA, Bupati Purworejo R. H. Agus Bastian, SE, MM, Kepala LPPM Baznas RI Ajat Sudarjat, serta Pimpinan Baznas Provinsi Jawa Tengah, Baznas Kabupaten Purworejo dan Baznas Kabupaten Kebumen.

"Berdasarkan hasil studi kelayakan wilayah yang dilakukan Baznas, wilayah di Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah memiliki potensi usaha peternakaan ayam ras pedaging," ujar Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. 

Prof Noor berharap, melalui program Balai Ternak Baznas Kelompok Unggas ini dapat memberikan dampak ekonomi bagi para mustahik sehingga peternak bisa mandiri dan berdaya.

"Selain dampak ekonomi, program pemberdayaan ini kita harapkan juga dapat meningkatkan nilai sosial dan spiritual peternak mustahik, sesuai dengan indikator indeks pendayagunaan zakat (IPZ)," ujarnya.

Menurutnya, Baznas juga akan terus memberikan pendampingan secara teknis dalam keberlangsungan pengembangan Balai Ternak Baznas Kelompok Unggas di kedua kabupaten tersebut.

Balai Ternak Baznas Kelompok Unggas yang akan dikembangkan ini telah melewati beberapa tahapan, mulai dari Studi Kelayakan Wilayah (SKW), Seleksi Kelayakan Peternak Mustahik (SKPM) serta memastikan ketersediaan kandang. Tahap selanjutnya yang dilakukan yaitu pengadaan ternak ayam umur satu hari (day old chick atau DOC) dan mulai pelaksanaan program pemeliharaan dan pendampingan. 

Sebelumnya, pada pada Selasa (9/11), telah dilakukan pemasukan (chick in) ayam umur satu hari (DOC). Jumlah ayam yang sudah chick in sebanyak 27.100 ekor. Terdiri dari 18.500 ekor yang dikelola oleh 5 orang peternak di Kabupaten Purworejo dan 8.600 ekor dikelola oleh 3 orang peternak di Kabupaten Kebumen.

Sementara jumlah peternak yang sudah terseleksi tercatat sebanyak 22 orang. Masing-masing 15 orang di Kabupaten Purworejo dan 7 orang di Kabupaten Kebumen. Hingga akhir tahun 2021 ini, Baznas menargetkan sebanyak 60 peternak dengan jumlah ayam 240.000 hingga 300.000 ekor.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA