Rabu 01 Dec 2021 18:34 WIB

Puluhan Terluka dalam Aksi Protes di Sudan

Puluhan pengunjuk rasa terluka dalam protes terhadap militer di ibu kota Sudan

Puluhan pengunjuk rasa terluka dalam protes terhadap militer di ibu kota Sudan, Khartoum.
Puluhan pengunjuk rasa terluka dalam protes terhadap militer di ibu kota Sudan, Khartoum.

REPUBLIKA.CO.ID, KHARTOUM - Puluhan pengunjuk rasa terluka dalam protes terhadap militer di ibu kota Sudan, Khartoum, kata petugas medis, Rabu.

Komite Dokter Pusat independen mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa polisi menggunakan tabung gas air mata pada Selasa untuk membubarkan pengunjuk rasa yang memprotes kesepakatan politik baru-baru ini antara Perdana Menteri Abdalla Hamdok dan militer.

Baca Juga

Belum ada konfirmasi dari pihak berwenang Sudan atas klaim tersebut.

Sementara itu, koalisi Forces of Freedom and Change (FFC), yang telah berbagi kekuasaan dengan militer sebelum pengambilalihan militer bulan lalu, berjanji akan melanjutkan protes hingga militer menyerahkan kekuasaan pada pihak sipil.

Pada Oktober 25, Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, pimpinan dewan militer yang berkuasa, memberhentikan pemerintahan transisi Hamdok, di tengah protes dan tuduhan persaingan antara militer dan politisi.

Hamdok, kemudian, diaktifkan kembali pada 21 November di bawah perjanjian politik dengan al-Burhan untuk mengakhiri krisis selama berminggu-minggu yang mengancam akan merusak transisi Sudan menuju demokrasi.

Sebelum pengambilalihan militer, Sudan dikelola oleh dewan berdaulat pejabat militer dan sipil yang mengawasi periode transisi hingga pemilihan umum pada tahun 2023 sebagai bagian dari pakta pembagian kekuasaan yang genting antara militer dan FFC.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/puluhan-terluka-dalam-aksi-protes-di-sudan-/2435608
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement