Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

Ketua KPC-PEN Dukung DBL Diperluas dengan Prokes Ketat

Rabu 01 Dec 2021 15:15 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Tip Off Penyelenggaraan DBL Wilayah Luar Jawa-Bali 2021, di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat

Tip Off Penyelenggaraan DBL Wilayah Luar Jawa-Bali 2021, di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat

Foto: Dok. DBL
Gelaran DBL wilayah luar Jawa-Bali tahun ini akan dilaksanakan di lima lokasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto mendukung penyelenggaraan kompetisi bola basket tingkat pelajar Development Basketball League (DBL) Indonesia, selama dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.

“Saat kasus aktif telah turun, kita tetap tidak boleh lengah dan harus tetap menjaga penegakan prokes agar tidak terjadi lagi kenaikan kasus yang tidak kita harapkan. Di sisi lain, olahraga mempunyai peran sangat penting, karena menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh, bahkan menguatkan mental,” ujar Airlangga, dalam Tip Off Penyelenggaraan DBL Wilayah Luar Jawa-Bali 2021, di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, seperti dinukil dari Antara, Rabu (1/12).

Baca Juga

Gelaran DBL wilayah luar Jawa-Bali tahun ini akan dilaksanakan di lima lokasi, di antaranya adalah Banda Aceh, Jayapura, Padang, Manado, dan Jambi. Kemudian, pada 2022 akan dilanjutkan di delapan lokasi yakni Pekanbaru, Samarinda, Banjarmasin, Medan, Bandar Lampung, Pontianak, Kupang, dan Makassar. 

Sebagai salah salah satu penggemar olahraga basket, Airlangga berharap gelaran DBL dapat diperluas, agar setiap anak muda dapat memiliki kesempatan yang sama dalam meraih prestasi. Menurutnya, kompetisi tersebut juga diperlukan untuk membangun karakter generasi muda. 

“Tentunya kita berharap bahwa lokasi DBL akan terus meluas ke seluruh wilayah nusantara, sesuai kesiapan daerah masing-masing. Diharapkan semua anak muda kita mendapatkan kesempatan yang sama untuk berprestasi. Selain itu, hal yang perlu diperhatikan juga adalah kesiapan fasilitas infrastruktur dan level asesmen pandemi di daerah penyelenggara tersebut,” ucap Airlangga. 

Kompetisi DBL diharapkan dapat berlangsung tertib, aman, serta mematuhi ketentuan prokes selama berlangsungnya kompetisi. Selain itu, Airlangga menuturkan gelaran DBL dapat menjadi media pembiasaan bagi para pelajar, masyarakat, dan insan olahraga, untuk selalu menerapkan prokes dalam kesehariannya. 

“Mari terus kita sebarkan semangat olahraga. Jadikan olahraga sebagai bagian dari pola hidup sehat kita, dan kompetisi ini diperlukan untuk membangun karakter generasi muda bangsa yang kuat dan berjiwa besar. Olahraga Bangkit, Ekonomi Pulih, Covid-19 Terkendali,” ujar Airlangga.

Airlangga yang juga Menko Perekonomoan, menuturkan, olahraga merupakan salah satu sektor yang mampu memicu pemulihan ekonomi. Menurutnya, akan ada aktivitas ekonomi yang tumbuh dari pelaksanaan Development Basketball League (DBL). Mulai dari industri pakaian olahraga dan perlengkapan pendukungnya seperti  sepatu, bola, hingga makanan dan minuman.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA