Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

Robot Bisa Ganti Kurir Hingga Patroli Polisi di Masa Depan?

Rabu 01 Dec 2021 08:56 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Robot menggantikan manusia (ilustrasi).

Robot menggantikan manusia (ilustrasi).

Foto: ABC
Di berbagai negara robot telah dimanfaatkan untuk membantu tugas manusia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Teknologi robot kian berkembang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa kali mengatakan bahwa PNS Eselon III dan IV akan diganti dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), untuk mempercepat birokrasi.

Di luar negeri, robot telah digunakan untuk berbagai macam fungsi. Terlebih, di masa pandemi, robot semakin membantu mempermudah tugas-tugas untuk meminimalkan kontak dengan manusia.

Baca Juga

Robot telah digunakan untuk membantu pengiriman, alias menggantikan kuris hingga melakukan patroli atau membantu tugas polisi. 

Kini, sudah ada ratusan robot kecil setinggi lutut dan dapat menampung empat pizza besar yang berkeliling kampus-kampus dan trotoar di Amerika Serikat (AS) dan Inggris serta beberapa negara lain.

Sebelum pandemi Covid-19, beberapa kali uji coba robot sebagai pengantar barang atau makanan dilakukan. Namun perusahaan yang mengembangkannya mengatakan kelangkaan tenaga kerja yang berkaitan dengan pandemi dan tumbuhnya permintaan pengiriman tanpa kontak manusia mempercepat pengembangan mereka.

"Kami melihat permintaan untuk menggunakan robot sangat tinggi," kata CEO Starship Technologies Alastair Westgarth.

Singapura dan Jepang juga telah menguji coba robot untuk mengirimkan barang. Pada April lalu, Perusahaan teknologi Singapura mengerahkan sepasang robot untuk membawa bahan makanan kepada penduduk. 

Sepasang robot pengantar barang bernama Camello itu dikembangkan oleh OTSAW Digital. Layanan itu telah ditawarkan ke 700 rumah tangga dalam uji coba satu tahun.

Pengguna dapat memesan slot pengiriman untuk susu dan telur. Nantinya sebuah aplikasi memberi tahu mereka ketika robot akan mencapai titik penjemputan, biasanya di lobi gedung apartemen.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA