Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Ilmuwan Temukan Planet Paling Ekstrem,Sangat Besar dan Panas

Selasa 30 Nov 2021 19:44 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Dwi Murdaningsih

ilustrasi. Ilmuwan menemukan planet TOI-2109b yang sangat ekstrem, sangat panas dan besar.

ilustrasi. Ilmuwan menemukan planet TOI-2109b yang sangat ekstrem, sangat panas dan besar.

Foto: EPA-EFE/ESO/L. Calcada
Planet memiliki suhu permukaan lebih dari 1926 derajat Celcius.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para peneliti menemukan sebuah planet di alam semesta yang memiliki ukuran lima kali lebih besar dari Jupiter dan mengorbit begitu dekat dengan matahari. Hal ini menjadi panas yang ada di siang hari di planet itu akan menghancurkan berbagai molekul-molekul hingga menjadi atom. 

Dilansir Futurism, planet yang dijuluki sebagai TOI-2109b tersebut menjadi salah satu planet logam yang pernah ada. Ini juga dianggap sebagai Jupiter ultra panas, ungkapan yang menggambarkan raksasa gas yang mengorbit sangat dekat dengan bintang dan memiliki suhu permukaan lebih dari 3.500 derajat Fahrenheit atau 1926 derajat Celcius.

Baca Juga

TOI-2109b dapat mengcapai suhu permukaan di siang hari hingga hampir 6.000 derajat Fahrenheit. Planet ini mengorbit Jb intangnya hanya dalam 16 jam, salah satu orbit terpendek untuk sebuah planet yang pernah tercatat. 

Planet tersebut ditemukan pada Mei 2020, menggunakan Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) milik Badan Antariksa Amerika (NASA). Para peneliti mengamati planet ini dalam satu tahun terakhir menggunakan observatorium di Bumi dan akhirnya dapat mengkonfirmasi keberadaan Jupiter yang sangat panas.

“Semuanya konsisten dengan itu menjadi sebuah planet, dan kami menyadari bahwa kami memiliki sesuatu yang sangat menarik dan relatif langka,”  ujarAvi Shporer, ilmuwan peneliti di Kavli Institute for Astrophysics and Space Research MIT dan rekan penulis studi tersebut. 

Lebih lanjut, pengamatan mengungkapkan bahwa  TOI-2109b memiliki sejumlah anomali ekstrem. Pertama, menjadi sangat panas sehingga molekul-molekul di planet ini terkoyak, hanya untuk bergabung kembali ketika malam tiba. Planet ini juga berputar ke arah bintangnya dengan relatif cepat jika dibandingkan dengan Jupiter panas lainnya.

Para peneliti sekarang berharap bahwa Teleskop Luar Angkasa James Webb akan memungkinkan mereka untuk mempelajari TOI-2109b karena semakin dekat dengan mataharinya. Dalam makalah, penulis mengatakan bahwa itu akan memberi mereka kesempatan luar biasa untuk mempelajari sifat planet yang paling ekstrem.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA