Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Kanada Catat 3 Kasus Covid-19 Omicron Terbaru

Selasa 30 Nov 2021 10:23 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Friska Yolandha

Warga berjalan di depan toko keperluan sekolah di Ottawa, Ontario, Kanada, Senin (7/9). Kanada mencatat tiga kasus infeksi virus corona jenis baru (Covid-19) yang berasal dari varian Omicron pada Senin (29/11).

Warga berjalan di depan toko keperluan sekolah di Ottawa, Ontario, Kanada, Senin (7/9). Kanada mencatat tiga kasus infeksi virus corona jenis baru (Covid-19) yang berasal dari varian Omicron pada Senin (29/11).

Foto: Justin Tang/The Canadian Press via AP
Kanada mewajibkan orang yang tiba dari negara Afrika untuk karantina.

REPUBLIKA.CO.ID, OTTAWA -- Kanada mencatat tiga kasus infeksi virus corona jenis baru (Covid-19) yang berasal dari varian Omicron pada Senin (29/11). Pihak berwenang sedang menyelidiki potensi penyebaran virus ini, di saat ratusan orang di negara itu melakukan perjalanan kembali dari wilayah-wilayah atau daerah yang berisiko. 

Quebec mengkonfirmasi kasus Omicron pertama di kota tersebut. Sementara di Ibu Kota Ottawa, ada dua kasus yang dilaporkan. Sebelumnya, para pejabat mengatakan bahwa dua kasus potensial juga sedang diselidiki di Hamilton. 

Baca Juga

Saat ini, Ontario dan Quebec mengatakan tidak akan menerapkan kembali pembatasan kesehatan masyarakat yang meluas sampai lebih banyak diketahui tentang Omicron sebagai varian baru dari Covid-19 yang menjadi perhatian. Sejumlah dokter memperingatkan bahwa infeksi tambahan kemungkinan terdeteksi, mempertimbangkan agar pemberian vaksis dosis tambahan atau booster diberikan lebih cepat. 

“Saya tidak akan terkejut jika kami menemukan lebih banyak di Ontario, karena kami memiliki sistem pengawasan yang sangat kuat,” ujar Kieran Moore, seorang dokter di Ontario, dilansir Toronto Sun, Selasa (30/11). 

Moore mengatakan bahwa Ontario tengah melakukan pengurutan genom pada semua kasus positif Covid-19 yang memenuhi syarat. Direktur kesehatan masyarakat Quebec Horacio Arruda mengatakan bahwa kasus Omicron di provinsinya terjadi pada seseorang yang baru saja melakukan perjalanan dari Nigeria. Ia tidak mengatakan apakah kasus itu terkait dengan keduanya di Ottawa yang diumumkan pekan lalu.

Vera Etches, petugas medis Ottawa, mengatakan keempat kasus Ottawa tidak terkait, pada orang yang telah melakukan perjalanan secara mandiri ke Nigeria. Moore mengatakan bahwa dua kasus pertama terjadi pada orang yang telah melakukan perjalanan ke Ottawa melalui Montreal, di mana mereka kemudian melakukan tes.

Pejabat kesehatan masyarakat di Hamilton mengatakan kasus potensial di wilayah itu ditandai untuk pengurutan genom lebih lanjut karena perjalanan orang-orang ke Afrika Selatan, tetapi tidak memberikan informasi lebih lanjut tentang kapan mereka bepergian atau dites Covid-19. Varian baru, yang mungkin lebih mudah menular, telah mendorong beberapa negara termasuk Kanada untuk memberlakukan pembatasan perjalanan. Mereka telah berfokus pada negara-negara di Afrika selatan di mana varian diketahui beredar, meskipun kasus telah ditemukan di seluruh dunia.

Unit kesehatan masyarakat Ontario menjangkau 375 orang yang telah kembali dari negara-negara yang dianggap oleh pemerintah berisiko tinggi terkait Omicron dan menawarkan tes dilakukan. 

Menteri Kesehatan Quebec mengatakan 115 pelancong baru-baru ini, sebagian besar kembali dari Afrika selatan, telah diminta untuk melakukan tes PCR dan isolasi mandiri.

Orang-orang yang baru saja tiba di Kanada dari Afrika Selatan, Botswana, Lesotho, Eswatini, Mozambik, Namibia, dan Zimbabwe memenuhi syarat untuk tes Covid-19 dan diharuskan dikarantina. Kanada juga telah menutup perbatasannya untuk pengunjung dari negara-negara tersebut.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA