Senin 29 Nov 2021 10:49 WIB

Target Vaksinasi Covid-19 di Tangsel Masih Belum Tercapai

Laju vaksinasi agak melambat tak hanya di Kota Tangsel, tapi juga skala nasional.

Rep: Eva Rianti/ Red: Erik Purnama Putra
Kepala Dinkes Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar.
Foto: Republika/Eva Rianti
Kepala Dinkes Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel), Provinsi Banten menargetkan vaksinasi Covid-19 pada akhir November 2021, mencapai 90 persen. Sayangnya, realisasinya hingga kini, baru mencapai angka sekitar 82 persen.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel per Sabtu (27/11), jumlah warga di Tangsel yang melakukan vaksinasi Covid-19 dosis satu sebanyak 884.355 jiwa atau 82,4 persen dari target sebanyak 1.073.266 jiwa. Adapun capaian vaksinasi dosis dua sebanyak 690.528 jiwa atau 64,3 persen dari target yang sama.

Baca Juga

Pergerakan penambahan angka vaksinasi Covid-19 di Tangsel hanya sekitar 0,1 hingga 0,2 persen per harinya. Sehingga kemungkinan besar hingga akhir bulan ini, realisasinya tidak dapat mencapai target 90 persen. Pada Oktober 2021 juga realisasi vaksinasi di Tangsel tidak mencapai target, yakni 78 persen dari target sebanyak 80 persen.

Kepala Dinkes Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar mengakui, kegiatan vaksinasi Covid-19 memang mengalami perlambatan. Hal itu terjadi bukan hanya di wilayahnya saja, melainkan dalam skala nasional. "Memang laju vaksinasi ini agak melambat dibandingkan sebelum-sebelumnya. Itu tidak hanya di Tangsel," tuturnya di Kota Tangsel, Senin (29/11).

Menurut dia, salah satu faktor terjadinya perlambatan realisasi vaksinasi adalah sikap masyarakat yang cenderung santai karena merasa sudah cukup aman seiring dengan melandainya kasus Covid-19. Dia menyebut, meskipun kasus Covid-19 relatif landai pada saat ini, masyarakat harus tetap waspada.

"Tetap kita waspadai, bagaimana vaksinasi adalah juga merupakan salah satu upaya supaya Covid-19 ini bisa terus terkendali. Selain surveilans aktif terus dilakukan 3T, prokes tetap dijalankan, dan rumah sakit tetap harus bersiap siaga, vaksinasi juga harus kita kejar terus,” terang Allin.

Untuk dapat mendorong angka capaian vaksinasi, menurut Allin, jajarannya terus menyediakan layanan vaksinasi di sejumlah titik, baik di puskesmas maupun di tempat publik seperti pusat perbelanjaa. Vaksinasi secara door to door juga masih terus dilakukan. Pelayanan on the spot di tingkat RW juga masih," ucapnya.

Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan jumlah peserta vaksinasi semakin banyak. Terus digencarkan program vaksin, kata Alin, membuat Pemkot Tangsel tetap optimistis menargetkan realisasi vaksinasi mencapai 100 persen pada akhir Desember 2021.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement