Sabtu 27 Nov 2021 20:49 WIB

Pemkab Jayawijaya akan Tertibkan Penjual BBM Eceran

Harga jual BBM eceran dibandrol tinggi yakni Rp 20 ribu per liter.

Pekerja menyelesaikan pembuatan kios penjualan BBM (bahan bakar minyak) eceran. ilustrasi
Foto: Antara/Asep Fathulrahman
Pekerja menyelesaikan pembuatan kios penjualan BBM (bahan bakar minyak) eceran. ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, WAMENA -- Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua akan menertibkan penjualan bahan bakar minyak (BBM) eceran di pinggiran jalan yang dijual mahal Rp 20 ribu per liter. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Jayawijaya Lukas Kossay mengatakan, pemkab Jayawijaya sudah membentuk tim penertiban penjualan BBM eceran.

"Setelah kita mendapat surat perintah dari bupati, kita langsung tindak lanjuti dengan penerbitan surat keputusan untuk membentuk tim yang akan turun kelapangan melakukan penertiban harga BBM pertalite itu," katanyadi Wamena, Sabtu (27/11).

Baca Juga

Pemerintah menginginkan pengecer BBM yang tersebar di pusat kota menjual BBM pertalite dengan harga Rp 15 ribu per liter atau tidak seperti yang sekarang dijual Rp 20 ribu per liter."Kalau ada yang tidak mau menurunkan harga dari Rp20 ribu maka kita akan sita BBM yang diperdagangkan secara eceran sesuai instruksi pimpinan daerah," katanya.

Lukas mengatakan tidak ada alasan untuk menjual pertalite dengan harga Rp20 ribu sebab BBM yang dijual merupakan BBM subsidi."Tim ini akan turun untuk menstabilkan harga BBM kembali," katanya.

Tim itu diinstruksikan sekaligus memantau harga sembako di pasaran jelang natal dan tahun baru."Tim yang akan turun ini komposit dari BBM sampai bahan pokok, kita coba memantau harga sampai dengan barang yang layak dikonsumsi," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement