Saturday, 27 Syawwal 1443 / 28 May 2022

Hypnoteaching Jadi Metode Guru Tingkatkan Minat Belajar Sisw

Sabtu 27 Nov 2021 16:02 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Metode hypnoteaching sebagai metode ajar diungkap dalam Webinar Guru Digital Series yang diinisiasi Universitas Nusa Mandiri dan MGMP

Metode hypnoteaching sebagai metode ajar diungkap dalam Webinar Guru Digital Series yang diinisiasi Universitas Nusa Mandiri dan MGMP

Foto: UNM
Metode hypnoteaching sebagai metode ajar diungkap dalam Webinar Guru Digital

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Nusa Mandiri (UNM) bekerja sama dengan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Inggris dan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMK kota Depok, sukses menggelar webinar Guru Digital Series #4, Rabu (24/11). 

Kegiatan ini menghadirkan R Sinta Dewi Sekarwati, sebagai pengajar praktik pendidikan Guru Penggerak Kemendikbudristek RI Angkatan 1 2020, penulis buku Blended Learning: Strategi Pembelajaran Abad 1;  dan Bryan Givan sebagai kepala kampus Universitas Nusa Mandiri (UNM) kampus Jatiwaringin dan content creator. Lalu ditutup dengan closing remark oleh Arif Hidayat selaku wakil rektor 2 bidang non akademik.

R Sinta Dewi Sekarwati menyampaikan, peran guru dalam peraturan direktorat jenderal (perdirjen) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yakni menjadi pemimpin pembelajaran dan mewujudkan kepemimpinan murid.

“Guru berperan sebagai pendorong ekosistem pendidikan sekolah dan mendorong peningkatan kemandirian serta kepemimpinan murid di sekolah,” katanya saat menyampaikan materi, Rabu (24/11).

Sedangkan, lanjutnya, guru dapat menerapkan metode hypnosis sebagai seni dalam mengajar dengan cara memberikan sugesti. Sehingga siswa menjadi aktif dalam kegiatan pembelajaran.

“Hypnoteaching menekankan komunikasi bawah sadar antara siswa di dalam dan di luar kelas dengan cara sugesti dan imajinasi,” ungkapnya.

Lalu, ia menjelaskan beberapa manfaat hypnoteaching yakni pembelajaran lebih menyenangkanbagi guru dan siswa. Kegiatan pembelajaran lebih menarik perhatian siswa, guru lebih mampu mengelola emosi juga meningkatkan interaksi yang harmonis antara guru dan siswa.

“Dalam menerapkan metode hypnoteaching, guru harus menjadi role model siswa. Modeling ini merupakan kunci penting dalam keberhasilan hypnoteaching,” jelasnya.

Sementara itu, Bryan Givan sebagai kepala kampus UNM kampus Jatiwaringin dan content creator mengatakan, penyajian materi pembelajaran dalam hypnoteaching menggunakan bahasa-bahasa bawah sadar yang menimbulkan sugesti pendengar untuk berkonsentrasi secara penuh pada materi yang disampaikan.

“Langkah-langkah hypnoteaching ada 6, yakni motivasi diri, pacing, leading, kata positif, apresiasi dan modeling,” tandasnya.

Selanjutnya, Arif Hidayat, wakil rektor 2 bidang non akademik berharap, adanya kegiatan ini dapat membantu para peserta, khususnya yang berprofesi sebagai guru dan pengajar dalam meningkatkan pembelajaran kepada siswa.

“Semoga adanya kegiatan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan guna meningkatkan minat belajar siswa di sekolah,” tutupnya dalam closing remark, Rabu (24/11).

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA