Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Emas Bersiap untuk Pekan Terburuk 5 Bulan

Jumat 26 Nov 2021 10:36 WIB

Red: Friska Yolandha

Harga emas diperkirakan akan membukukan minggu terburuk dalam lima bulan pada Jumat (26/11).

Harga emas diperkirakan akan membukukan minggu terburuk dalam lima bulan pada Jumat (26/11).

Foto: GALIH PRADIPTA/ANTARA
Emas produksi Antam diperdagangkan di harga Rp 930 ribu per gram pada akhir pekan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga emas diperkirakan akan membukukan pekan terburuk dalam lima bulan pada Jumat (26/11), karena harga emas terpukul oleh meningkatnya spekulasi bahwa Federal Reserve AS akan mempercepat laju pengurangan stimulus dan menaikkan suku bunga lebih cepat untuk mengekang kenaikan inflasi. Emas produksi Antam hari ini diperdagangkan naik tipis.

Di pasar spot Asia, emas terkerek 0,2 persen menjadi diperdagangkan di 1.792,62 dolar AS per ons pada pukul 00.51 GMT. Emas berjangka AS juga terangkat 0,5 persen menjadi diperdagangkan di1.793,90 dolar AS per ons.

Baca Juga

Logam mulia tersebut telah turun lebih dari 2,8 persen pekan ini, menuju pekan terburuk sejak 18 Juni. Indeks dolar stabil tetapi tidak jauh dari tertinggi 16 bulan yang dicapai awal pekan ini. Dolar yang lebih kuat membuat emas lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.

The Fed kemungkinan menggandakan laju pengurangan pembelian obligasi bulanannya dari Januari menjadi 30 miliar dolar AS, dan mengurangi skema pembelian obligasi era pandemi pada pertengahan Maret, kata ahli strategi Goldman Sachs dalam catatan harian pada Kamis (25/11). Pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga cenderung mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak membayar bunga.

Bank Sentral Eropa mendapat tekanan dari para bankir untuk meminjamkan lebih banyak simpanan obligasi pemerintah Jerman untuk mencegah tekanan pasar yang akan membatalkan beberapa upaya stimulusnya sendiri. Lonjakan infeksi virus Corona di Jerman dan inflasi yang tinggi membebani kepercayaan konsumen di ekonomi terbesar Eropa itu, meredam prospek bisnis untuk musim belanja Natal mendatang, sebuah survei menunjukkan.

Logam mulai lainnya di pasar spot, perak turun 0,1 persen menjadi diperdagangkan di 23,55 dolar AS per ons. Platinum turun 0,6 persen menjadi diperdagangkan di 989,77 dolar AS, sementara paladium naik 0,4 persen menjadi diperdagangkan di 1,866,34 dolar AS per ons.

Di pasar domestik, harga emas produksi Antam naik Rp 1.000 dibandingkan hari sebelumnya, yaitu menjadi Rp 930 ribu per gram. Sementara, harga buyback juga naik Rp 1.000 menjadi Rp 826 ribu per gram.

Berikut harga emas antam beserta beratnya.

0,5 gram: Rp 515.000

1 gram: Rp 930.000

2 gram: Rp 1.800.000

3 gram: Rp 2.675.000

5 gram: Rp 4.425.000

10 gram: Rp 8.795.000

25 gram: Rp 21.862.000

50 gram: Rp 43.645.000

100 gram: Rp 87.212.000

250 gram: Rp 217.765.000

500 gram: Rp 435.320.000

1.000 gram: Rp 870.600.000

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA