Jumat 26 Nov 2021 09:24 WIB

Pembina Yayasan BSI: Menuntut Ilmu Harus Sepanjang Hayat

Jangan pernah menjadikan wisuda ini sebagai akhir kalian dalam menuntut ilmu.

Pembina Yayasan Bina Sarana Informatika, Herman P. Harsoyo ketika memberikan sambutan pada wisuda ke-54 BSI  di Gedung BSI Convex, Rabu (24/11).
Foto: istimewa
Pembina Yayasan Bina Sarana Informatika, Herman P. Harsoyo ketika memberikan sambutan pada wisuda ke-54 BSI di Gedung BSI Convex, Rabu (24/11).

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI--Setelah sempat mengalami penundaan karena melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia, Universitas BSI (Bina Saran Informatika) kembali menggelar wisuda secara offline. Namun, karena situasi dan kondisi masih belum normal sepenuhnya, wisuda kali ini tetap dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Dengan begitu, lebih tepatnya acara wisuda kali ini dilaksanakan secara gabungan antara offline dan online atau secara Hybrid.

Wisuda ke-54 Universitas BSI ini digelar selama sembilan hari berturut-turut dari tanggal 22–30 November 2021 di Gedung BSI Convention Center (BSI Convex), Kaliabang, Bekasi. Sedangkan untuk pelaksanaan online, Universitas BSI memberi fasilitas berupa Room Zoom Meeting serta disiarkan secara live di akun youtube BSITVofficialChannel. Hal ini dilakukan berdasrakan aturan dari satgas Covid-19 tentang pembatasan jumlah peserta di dalam gedung.

Baca Juga

Pembina Yayasan Bina Sarana Informatika, Herman P. Harsoyo mengawali sambutannya dengan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberi oleh-Nya, sehingga dapat menghadiri wisuda ke-54 Universitas BSI secara offline.“Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, atas segala nikmat sehat, rezeki, akal sehat dan kesempatan untuk menghadiri wisuda ke-54 Universitas BSI. Tentunya, nikmat yang paling utama itu disaat pandemi ini yaitu nikmat sehat,” ujar Herman di Gedung BSI Convex, Rabu (24/11).

Di kesempatan ini, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam perkembangan kampus Universitas BSI. Salah satunya, kepada pemerintah pusat maupun daerah sangat membantu mahasiswa/i Universitas BSI di masa pandemi ini dengan memberikan beasiswa.

“Saya mewakili Yayasan Bina Sarana Informatika, juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua/wali yang telah mempercayakan pendidikan putra/inya di Universitas BSI. Juga, tentunya saya ucapkan terima kasih kepada wisudawan/wati karena kalian telah membawa nama baik Universitas BS selama kuliah di sini,” ucapnya.

Selain itu, ia juga mewakili pengurus yayasan meminta maaf atas pelayanan dari kampus yang kurang berkenan. “Apalagi pelayanan saat kuliah online, mungkin masih banyak hal-hal yang kurang berkenan bagi mahasiswa/i. Dikarenakan waktu itu pandemi yang mendadak serta hanya mendapatkan maksimal satu bulan persiapan untuk melayani kurang lebih 60 ribu mahasiswa, menjadikan persiapan kuliah online ini kurang maksimal,” katanya.

Ia juga berpesan kepada wisudawan/wati, agar terus menuntut ilmu sampai akhir hayat serta menjaga silaturahmi dengan pihak kampus. “Saya berpesan, jangan pernah menjadikan wisuda ini sebagai akhir kalian dalam menuntut ilmu. Karena menuntut ilmu itu harus dilakukan sepanjang hayat,” pesannya.

Tak lupa, ia mengucapkan selamat atas diwisudanya wisudawan/wati pada wisuda ke-54 Univesitas BSI ini. “Saya mewakili yayasan mengucapkan selamat atas diwisudanya kalian, semoga ilmu yang telah didapat akan bermanfaat bagi agama, bangsa dan negara,” katanya.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement