Monday, 2 Jumadil Awwal 1443 / 06 December 2021

Monday, 2 Jumadil Awwal 1443 / 06 December 2021

Rumah Zakat Terus Memonitor BUMMas Desa Berdaya

Jumat 26 Nov 2021 06:05 WIB

Red: Gita Amanda

Rumah Zakat terus melakukan upaya-upaya untuk memaksimalkan program pemberdayaan di desa binaan.

Rumah Zakat terus melakukan upaya-upaya untuk memaksimalkan program pemberdayaan di desa binaan.

Foto: Rumah Zakat
Rumah Zakat terus melakukan upaya memaksimalkan program pemberdayaan desa berdaya

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG – Rumah Zakat terus melakukan upaya-upaya untuk memaksimalkan program pemberdayaan di desa binaan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengadakan rapat bulanan dan monitoring usaha kepada Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMas) di desa berdaya Sampir, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, provinsi Banten.

Kali ini, relawan Rumah Zakat yakni Fadli mengadakan rapat bersama Koperasi Sampir Berkah, Minggu (21/11). Dalam rapat bulanan tersebut hadir para anggota koperasi yang berjumlah beberapa orang. Isi dari kegiatan tersebut adalah untuk memonitoring usaha para anggota BUMMas, Simpan Pinjam dan menjalin silaturahim agar lebih dekat.

Salah satu peserta rapat bulanan yaitu Masti'ah (61) menyampaikan hingga saat ini usahanya masih tetap berjalan.

"Alhamulillah usaha saya masih terus berjalan dan mendapat untung terus setiap hari dari menjual ketan dan macam-macam makanan di warung, terimakasih ya Rumah Zakat dan Telkomsel yang terus membantu adanyanya rapat bulanan ini. Semoga kita semua rezekitanya berokah," ujar Masti’ah.

Fadli selaku relawan bersyukur acara monitoring ini berjalan dengan lancar. Haraannya dengan adanya kegiatan ini bisa mengetahui secara langsung perkembangan BUMMas binaan Rumah Zakat.

"Alhamdulillah agenda rapat bulanan BUMMas Koperasi Sampir Berkah ini, rutin terlaksana setiap bulannya, meskipun yang hadir belum semuanya. Kali ini kita ingin melihat dan mendengar langsung kondisi usaha para anggota BUMMas, menyampaikan informasi-informasi dan tentunya memyampaikan motivasi dan mengingatkan bahwa usaha bukan sekedar mencari untung tapi nilai yang terpenting adalah keberkahan, agar hidup menjadi tentram dan tenang." Ujar Fadli.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA