Kamis 25 Nov 2021 23:19 WIB

Ketika Ganjar Meminta Nenek Rupiah tak Menangis Lagi

Nenek Rupiah meminta dibelikan kasur baru yang empuk.

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Ilham Tirta
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Foto: ANTARA/Irfan Anshori
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Orang tua dari seorang guru honorer di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Semarang, Gunawan Ardiyanto mendapatkan bantuan perbaikan rumah dari program kerja Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Rupiah (65 tahun) dan Mahmudi (72), orang tua Gunawan, tak kuasa menahan tangis mendapatkan bantuan tersebut di Hari Guru Nasional 2021.

"Owalah Pak, ngimpi nopo kulo (mimpi apa saya). Maturnuwun, Pak," ujar Rupiah saat didatangi Ganjar, berdasarkan keterangan pers, Kamis (25/11).

Baca Juga

"Mpun mboten usah nangis. Niki griyone, kulo mlebet njih (Sudah jangan menangis. Ini rumahnya, saya masuk ya)," balas Ganjar kepada Rupiah.

Setelah itu, Ganjar melihat-lihat area rumah Rupiah dan Mahmudi, yang mana banyak terdapat lubang di bagian atap dan banyak retak di bagian dindingnya. Kamar tidurnya hanya berisi kasur yang sudah tipis dengan tumpukan baju berserakan di atasnya.

Saat itu, Rupiah meminta dibelikan kasur baru kepada Ganjar. "Niko pak, ngapunten kamare kadhos meniko. Kasure atos pak. Pak mbok kulo ditumbaske kasur sing mentul-mentul (Maaf kondisinya seperti ini. Kasurnya keras pak. Saya mau dibelikan kasur yang empuk)," kata Rupiah yang sehari-hari bekerja di pasar itu.

Mendengar itu, Ganjar mengiyakan permintaan Rupiah dan menyatakan akan membelikan dua buah kasur untuk Rupiah dan suaminya serta satu kasur lagi untuk Gunawan. Dalam kesempatan itu, Ganjar juga meminta warga sekitar bergotong-royong membantu perbaikan rumah Rupiah.

"Tolong dibantu ya pak, ajak warga gotong royong bantu memperbaiki rumah ini. Mpun kulo pamit nggih mbah, sehat-sehat nggih," tutur Ganjar.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Gubernur Jawa Tengah (Jateng) untuk memfasilitasi kepemilikan rumah warga miskin yang bernama "Jagani Omah Bareng Arum" atau "Jateng Gayeng Ndandani Omah Bareng Aplikasi Simperum".

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement