Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Monday, 24 Rabiul Akhir 1443 / 29 November 2021

Emil Jadi Pemimpin Terinovatif Bidang Ekonomi Masa Pandemi

Kamis 25 Nov 2021 18:20 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meraih penghargaan sebagai figur pemimpin daerah inovatif di masa krisis pandemi Covid-19 dengan kategori Economic Recovery pada ajang Indonesia Award 2021.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meraih penghargaan sebagai figur pemimpin daerah inovatif di masa krisis pandemi Covid-19 dengan kategori Economic Recovery pada ajang Indonesia Award 2021.

Foto: istimewa
Emil raih figur pemimpin inovatif untuk economic recovery di ajang Indonesia Award

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meraih penghargaan sebagai figur pemimpin daerah inovatif di masa krisis pandemi Covid-19 dengan kategori Economic Recovery pada ajang Indonesia Award 2021.

Piala penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono di Concert Hall Inews Tower Jakarta, Rabu (24/11). Sejumlah kebijakan dan inovasi Ridwan Kamil dalam upaya pemulihan ekonomi dinilai berhasil membangkitkan ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk akibat pandemi. 

Baca Juga

Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil ini mengatakan, kunci keberhasilan menggairahkan perekonomian Jabar salah satunya adalah perputaran ekonomi di sektor pariwisata. Memiliki banyak destinasi wisata hampir merata di tiap daerah, pariwisata Jabar lebih mengandalkan kunjungan wisatawan domestik ketimbang mancanegara. 

Dengan begitu, kata dia, kendati pandemi destinasi pariwisata masih bisa dikunjungi dengan tetap mengendepankan keamanan pengunjung. "Itulah yang membuat Jabar pemulihan ekonominya tercepat melalui inovasi-inovasi di sektor pariwisata," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil.

Emil mengatakan, setiap tahun Jabar dikunjungi hampir 50 juta wisatawan. Bila satu wisatawan belanja sebesar Rp 1 juta, maka perputaran uang dari sektor wisata per tahun mencapai Rp 50 triliun.

"Ini kan membangkitkan ekonomi ke pelosok-pelosok, karena Jabar dikunjungi wisatawan sekitar 50 juta orang, jadi kalau satu orang belanja satu juta sudah Rp 50 triliun perputaran ekonomi pariwisata," paparnya.

Emil mengatakan, dalam bekerja ia tidak mengharapkan diberi penghargaan. Melainkan karena kewajiban dan kemuliaan."Saya punya prinsip hidup kerja itu tidak untuk cari pujian tapi karena kewajiban dan kemuliaan," katanya.

Penghargaan, menurut Emil, hanyalah pelecut motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. Ia mendedikasikan penghargaan tersebut untuk semua pihak dan masyarakat Jabar yang telah berkontribusi dalam upaya pemulihan ekonomi.

Baca juga: Mau Pakai Nama Ridwan Kamil Jadi Merek Dagang? Ini Syaratnya

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA